HETANEWS

Pangulu Sinaman Diancam 5 Tahun dan Bayar Uang Pengganti

Kasi Pidsus, Rendra Yoki Pardede. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Pj Pangulu Pamatang Sinaman, Kawardin Purba (49), dituntut 5 tahun penjara, denda Rp.200 juta, subsider 2 bulan bui.

Ancaman hukuman itu, dibacakan tim jaksa pidsus, Juna Kaban, Barry Sihombing dan Sari Ramadhani dari Kejari Simalungun, disidang Tipikor Medan, Senin (13/8/2018).

Selain pidana penjara dan denda, mantan Pangulu itu juga dituntut membayar uang pengganti atas kerugian negara sebesar .257.153.053. Jika tidak dibayar setelah berkekuatan hukum tetap, diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan. 

Demikian dikatakan Kajari Simalungun, Irvan Paham PD Samosir, melalui  Kasi Pidsus, Rendra Yoki Pardede, ketika ditanya wartawan, sore itu.

Kawardin disidangkan terkait tindak pidana korupsi dana desa (dandes) TA 2015. Tim jaksa mempersalahkan terdakwa dengan UU Korupsi pasal 2 (1) jo pasal 18 UU NO.31/1999 yang telah diperbaharui dengan UU No.20/2001.

Atas tuntuan tersebut, terdakwa didampingi pengacaranya akan mengajukan nota pembelaan dan majelis hakim, menunda persidangan hingga Senin depan, kata Rendra.

Perbuatan terdakwa selaku pangulu telah bertentangan dengan Permendagri No.113/2014, juga peraturan lainnya tentang nagori. Dandes TA 2015 yang dikucurkan pemerintah sebesar Rp.257.153.053 tidak bisa dipertanggungjawabkan terdakwa.

Dana tersebut digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadinya. Seharusnya dandes untuk pembangunan nagori, seperti perbaikan jalan, perbaikan parit atau pembuatan parit dan juga untuk kegiatan yang menyangkut kepentingan warga Pamatang Sinaman, Kecamatan Dolok Pardamean.

Terdakwa berfoya-foya dan melakukan sejumlah perjalanan ke luar daerah dengan dana yang berasal dari pemerintah itu. Selama persidangan, terdakwa ditahan di Lapas Klas IA Siantar.

Penulis: ay. Editor: gun.