Wed 27 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Mahfud Gagal Cawapres, NasDem Ungkap ada Komunikasi Belum Selesai Antara Golkar-PKB

Jakarta, hetanews.com - Nama Mahfud MD sempat digadang-gadang menjadi cawapres yang akan mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Namun di detik-detik akhirnya, Jokowi, sapaanya, justru lebih memilih KH Ma'ruf Amin daripada Mahfud.

Politisi Nasdem Taufiqulhadi mengungkap alasan Mahfud pada akhirnya tak dipilih. Dia menyebut, komunikasi Mahfud dengan kedua partai di koalisi Jokowi belum terbangun dengan baik.

"Saya berpikir bahwa dengan semua partai yang ada sudah terbangun dengan baik. Yang belum terselesaikan komunikasinya dengan Golkar dan PKB," kata Taufiqulhadi di kawasan Menteng.

Dia menjelaskan sebelumnya, Mahfud memang telah diingatkan oleh Jokowi untuk melakukan komunikasi lebih intensif dengan beberapa partai. Sebab sosoknya merupakan calon terkuat sebagai cawapres.

"Jokowi mengingatkan ada satu sampai dua partai yang anda (Mahfud) harus komunikasi. Pak Mahfud sudah paham, tetapi mungkin belum terkomunikasi sepenuhnya," ucapnya.

Kendati begitu, lanjut Taufiqulhadi, Mahfud tidak mempersoalkan tak terpilihnya sebagai pendamping Jokowi. Dia menyebut Mahfud secara lapang dada telah menerima keputusan dari Jokowi.

"Hal tersebut sudah disadari dan Pak Mahfud sudah tidak terlalu mempersoalkan," jelasnya.

Sebelumnya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis malam ini (9/8/2018). Hal itu ia lakukan setelah tak dipilih Jokowi jadi cawapres di Pilpres 2019.

"Saya sampaikan ke Pak Jokowi saya tidak kecewa tetapi memang kaget, tetapi sekarang sudah selesai kagetnya dan saya katakan Pak Jokowi enggak usah merasa bersalah atau apa, saya bilang enggak usah, wong saya pun tidak apa," kata Mahfud di MMD Institut, Jalan Kramat VI Nomor 18, Jakarta Pusat.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.