HETANEWS

Miris! Bronjong di atas DAS Rampung Dikerjakan Pengembang PMP, Pemkab Simalungun Baru Minta IMB Diurus

Simalungun,hetanews.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun baru akan menyurati pihak pengembang Perumahan Meranti Permai (PMP) agar mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Padahal, bronjong di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) itu, di nagori Rambung Merah, kecamatan Siantar, sudah rampung dikerjakan oleh pihak pengembang tersebut.

Wacana Pemkab Simalungun yang akan menyurati pihak pengembang perumahan, bernama Jhony KDS, beralamat di Kota Siantar, diutarakan Kepala Seksi (Kasi) Gedung bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Simalungun, Agus Situmorang, kemarin.

"Itu udah kita arahkan hari itu, supaya diurus. Karena kan pertamanya dibuat permohonannya ini. Baru itu berikutnya. Cuman kita arahkan itu. Sudah kita arahkan hari itu, supaya dibuatkan permohonannya ijinnya. Ya kita suratilah nanti itu," bilang Agus Situmorang, menanggapi tindakan yang akan dilaksanakan pihaknya.

Kita surati aja, kalau memang belum datang orang itu (pihak pengembang), lanjutnya. "Kita coba nanti hari Senin (13/8/2018),"tukasnya.

Terkait adanya indikasi main mata antara Dinas PUPR terhadap pengembang, mengingat telah merekomendasikan pengurusan perijinan (IMB) perumahan PMP itu, Kepala Seksi (Kasi) Perijinan Dinas Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP) Kabupaten Simalungun, Jhoni A Panjaitan malah mengatakan, bahwa bronjong sepanjang lebih kurang 500-an meter di atas DAS milik PMP itu adalah gorong - gorong.

"Gorong - gorong dora i," katanya dalam bahasa daerah. Yang dimana, tanya balik. Di belakang Humanitas, ucapnya setelah dijelaskan lokasi perumahan dimaksud, di nagori Rambung Merah.

Mungkin dari PIT juga gak ada kita buat itu, sambungnya. Tapi mungkin itu arahan dari konsultan atau arahan dari apa, untuk menahan itu. "Mungkin," tegasnya. Gak, sepanjang itu kalo kita lihat untuk menahan tanahnya, malah lebih bagus. Ialah, lebih bagus. Kan gorong - gorong, bilangnya.

Baca Juga: Terbitkan Rekomendasi Ijin Pembangunan PMP, Agus Situmorang Diduga Gejala Amnesia

Bukan gorong - gorong pak, tapi tembok. Ditembok sepanjang sungai itu keliling di atas DAS, terang hetanews.com.

"Kalau tidak ada dimohonkan sama PU, sama kita juga tidak ada mengeluarkan ijinnya. Masalah itu, kalau tindakan sudah pasti ada. Semuanya kita tindak, kalau ada yang melanggar peraturan," ungkapnya tegas.

Tapi tim, bukan perijinan menindak, katanya lagi. "Artinya dimasukkan dulu ke masyarakat. Masyarakat ada yang keberatan kan, ya dibentuk tim. Ya gak taulah, berarti gak ada yang keberatan. Kan penindakan bukan dari kami. Kalau itu kurang tau kita, bukan wewenangku," tukasnya terkait upaya peningkatan PAD.

Penulis: zai. Editor: gun.