Mon 20 Aug 2018

Wali Kota Tebingtinggi : Harapan Hidup Warga Capai 71 Tahun

Wali Kota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan dalam rangka verifikasi lapangan Iva Test, di Kota Tebingtinggi, sekaligus dalam rangka HKG PKK Tahun 2018, Jum’at (10/8/2018), di Lapangan Kantor Kecamatan Rambutan Tebingtinggi. (foto/fer/nal)

Tebingtinggi,hetanews.com- Wali Kota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan, menyambut kedatangan rombongan Tim Penilaian TP PKK Pusat dalam rangka verifikasi lapangan Iva Test, di Kota Tebingtinggi, sekaligus dalam rangka HKG PKK Tahun 2018, Jum’at (10/8/2018),  di Lapangan Kantor Kecamatan Rambutan Tebingtinggi.

Selain dihadiri ketua tim verifikasi tingkat nasional diwakili Laksmi Widiastuti dan Endang, kegiatan ini juga dihadiri oleh rombongan ketua tim TP PKK Sumatera Utara yang diwakili Teja, beserta ketua TP PKK  Tebingtinggi dan seluruh jajarannya, para Kepala OPD, Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi, Kapolsek Kecamatan Rambutan, serta ketua TP PKK Kecamatan Rambutan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tebingtinggi menyampaikan, bahwa tingkat kesehatan warga Tebingtinggi, bila dilihat dari umur memiliki harapan hidup saat sekarang ini mencapai hingga 71 tahun.

Sementara pada waktu yang lalu, masih hanya mencapai usia 66 hingga 67 tahun saja. Hal ini menunjukkan, bahwa adanya terus peningkatan hingga sampai sekarang ini, harapan hidup itu mencapai 71 tahun.

Wali Kota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan saat menyambut kedatangan rombongan Tim Penilaian TP PKK Pusat dalam rangka verifikasi lapangan Iva Test, di Kota Tebingtinggi. (foto/fer/nal)

“Saat sekarang ini, sudah banyak dan sering sekali kita temui adanya kegiatan senam lansia, di setiap kelurahan yang ada di Tebingtinggi. Dan ini adalah merupakan salah satu bagian dari  yang dapat kami wujudkan untuk menjaga kesehatan serta memberikan umur yang panjang kepada para lansia,"ujar Umar.

Dia juga menyatakan kepada tim penilaian TP PKK, bahwa Dinas Kesehatan dan seluruh puskesmas yang ada di Tebingtinggi ini senantiasa terus menerus melayani masyarakat dan bahkan beberapa puskesmas yang ada tetap buka dan memberikan pelayanan kepada publik hingga pukul 20.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menjelaskan, bahwa Kota Tebingtinggi memiliki visi sebagai kota jasa dan perdagangan, yang salah satunya adalah jasa kesehatan. Dan sebagai kota jasa kesehatan, Kota Tebingtinggi saat ini telah memiliki 5 rumah sakit besar yang terdiri dari RS Kumpulan Pane, RS Perkebunan Sri Pamela, RS Bayangkari, RS Herna dan RS Chevani serta dibantu rumah sakit yang lainnya.

"Oleh karena itu, masalah iva test dan stanting adalah masalah bersama yang kami rumuskan bersama dengan pelayanan kesehatan yang ada di Kota Tebingtinggi. Dan untuk iva test, kami telah melakukan pelayanan setiap hari di puskesmas-puskesmas yang ada. Dan tidak jarang pula bulan bhakti kami melakukan penyuluhan pencegahan dini kanker rahim yang menjadi sebuah momok bagi perempuan Indonesia,"imbuhnya.

Umar Zunaidi Hasibuan juga menjelaskan, akan terus melakukan upaya dan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan serta puskesmas untuk memberikan penyuluhan serta pengertian memberikan asupan tambahan makan bagi anak-anak untuk kiranya mereka dapat nanti menjadi anak yang cerdas dan tidak menjadi anak-anak yang stanting.

Wali Kota Tebingtinggi berharap, apa yang telah disampaikan oleh tim penggerak PKK Kota Tebingtinggi, Camat Rambutan, Puskesmas serta seluruh OPD yang hadir dapat tentunya menjadi penilaian dan verifikasi bagi tim TP PKK pusat untuk di evaluasi dengan sebaik- baiknya.

 

 

Penulis: tim. Editor: gun.