Mon 20 Aug 2018

Paripurna Dugaan Penistaan Etnis Simalungun Digelar Senin

Ketua DPRD Siantar, Marulitua Hutapea. (foto/hugs)

Siantar,hetanews.com- Rapat badan musyawarah (banmus) DPRD Kota Siantar memutuskan, akan menggelar sidang paripurna atas dugaan penistaan etnis Simalungun oleh Wali Kota Siantar, Hefriansyah, pada Senin, 13 Agustus 2018 mendatang. 

"Senin depan akan digelar sidang paripurna. Kalau hasilnya, Mahkamah Agung akan menguji,"kata Ketua DPRD Siantar, Marulitua Hutapea usai rapat banmus, Jumat (10/8/2018).

Masih Maruli Hutapea, setelah rapat paripurna dibuka, dilanjutkan dengan penyampaian laporan hasil kesimpulan atas dugaan penistaan etnis Simalungun oleh Panitia Hak Angket DPRD Siantar. Setelah itu, dijadwalkan agenda pendapat akhir fraksi DPRD, permintaan persetujuan, pembacaan keputusan DPRD dan penutupan rapat paripurna, pada Senin, 20 Agustus 2018 mendatang.

Terpisah, Sekretaris Presidium Gerakan Sapanganbei Manoktok Hitei (PGSMH), Herman Sipayung berharap, DPRD Siantar mempercepat penjadwalan sidang paripurna atas dugaan penistaan etnis Simalungun oleh Wali Kota Siantar.

"Penyelesaian dugaan penistaan etnis Simalungun ini punya batas waktu. Kalau misalnya lewat dari batas waktu yang ditentukan oleh tatib kan, sudah melanggar aturan. Jadi, kita gak mau kalau keputusan yang dilakukan dewan itu batal karena batas waktunya sudah habis," ungkapnya.  

PGSMH, kata Sipayung, siap mengawal tahapan yang dilakukan DPRD terhadap penyelesaian dugaan penistaan etnis Simalungun oleh Wali Kota.

Penulis: gee. Editor: anto.