Wed 27 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Ratusan Driver Grab Tuntut Transparansi Bonus dan Suspensi Akun

Ratusan driver taksi online mendatangi kantor Grab di Komplek CBD Polonia, Medan, Jumat (10/8/2018). (Rico)

Medan, hetanews.com - Ratusan driver taksi online menggelar unjuk rasa di kantor Grab di Komplek CBD Polonia, Medan, Sumatera Utara, Jumat (10/8/2018).

Tuntutan driver taksi online. (Rico)

Informasi dihimpun, pengunjuk rasa yang berasal dari berbagai organisasi taksi online mengawali aksi dari Lapangan Merdeka sekitar pukul 08:00 WIB. Satu jam berselang, mereka berkonvoi melintasi Jalan Balai Kota - Jalan Guru Patimpus - Jalan Gatot Subroto - Jalan Iskandar Muda - Jalan Gajah Mada - Jalan S. Parman - Jalan Pattimura - Jalan Mongonsidi - Jalan Ir. Juanda - Jalan Imam Bondjol dan tiba di Jalan Polonia tepatnya Komplek CBD pukul 10:00 WIB. 

Tuntutan driver taksi online. (Rico)

Di depan kantor Grab itu, pengunjukrasa menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya. Hingga pukul 14:00 WIB, pengunjukrasa mulai berorasi. Adapun tuntutan yang disampaikan adalah meminta aplikator melakukan transparansi sistem bonus dan suspen sepihak serta meninjau kembali akun-akun yang disuspen tanpa proses banding terbuka.

Pengujukrasa. (Rico)

Tampak unjuk rasa mendapat pengawalan dari pihak kepolisian yang berjaga-jaga di depan kantor Grab. Tak lama, perwakilan driver diterima pihak Grab yang berjanji akan memberi keputusan, Senin (13/8/2018). Mendengar itu, pengunjukrasa berjanji akan kembali turun ke jalan jika tidak mendapat keputusan hingga tanggal yang dijanjikan.

Sekitar pukul 15:30 WIB, pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib. "Hidup taksi, hidup taksi," seru mereka.

Penulis: rico. Editor: anto.