Mon 22 Oct 2018

Perampok Rumah Mewah yang Diamuk Massa Akhirnya Tewas

Tersangka Muel Siregar ketika dimassa warga di TKP. (foto/adr)

Deliserdang, hetanews.com- Salah seorang tersangka, pelaku spesialis perampok rumah mewah, diamuk warga hingga tewas, di Jalan Veteran, Gang Sukarjo, Dusun I Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan, Deli Kabupaten Deliserdang.

Meski sempat mendapatkan perawatan di ruang ICU Rumput Bhayangkara Polda Sumut, nyawa pelaku tidak tertolong akibat luka - luka dibagian kepalanya.

"Iya, salah seorang pelakunya, bernama Pak Muel Siregar (35), warga Martubung akhirnya tewas di rumah sakit, akibat luka-lukanya karena diamuk massa,"ucap Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon, melalui Kanit Reskrim, Iptu Bonar, Kamis (9/8/2018) sore, pukul 16.00 WIB.

Kata Iptu Bonar, bahwa kedua tersangka lainnya, Anto Pasaribu (33), warga Desa Naga Saribu II, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbahas dan Adek Candra Ginting (34), warga Jalan Jamin Ginting Pasar 7 Simpang Pos Padang Bulan, sudah diserahkan ke Polsek Helvetia.

"Tadi malam (Rabu 8/9) sekira pukul 20:30 WIB, rekan kita dari Polsek Helvetia datang menjemput mereka, karena peristiwa pidananya (TKP), ya di wilayah hukum mereka. Sedang kita hanya menangkap para pelaku karena saat mereka dikejar dan ditangkap massa berada di wilayah hukum kita,"pungkas mantan Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak tersebut.

Memang mereka, sambung Bonar Pohan, merupakan spesialis pembobol rumah.

Informasinya, ada 10 laporan di sana (Helvetia-red), tapi untuk info jelasnya, silahkan abang konfirmasi ke sana, karena itu sudah kewenangan Polsek Helvetia, saran Bonar mengakhiri.

Seperti pemberitaan sebelumnya, 3 orang tersangka spesialis bongkar rumah, Anto Pasaribu (33),  warga Desa Naga Saribu II, Kecamatan Lintong Nihuta Humbahas, Adek Candra Ginting (34), warga Jamin Ginting Pasar 7 Simpang Pos Padang Bulan dan Pak Muel Siregar (35), diamankan petugas Polsek Medan Labuhan, pada Rabu (8/8), sekitar pukul 15.30 WIB, dari Jalan Veteran Gang Sukarjo Dusun I, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang.

Setelah sebelumnya, ke 3 tersangka usai menyantroni rumah milik Yusdawanti (31), warga jalan Karya Baru II No 19, Kelurahan Helvetia  Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

Disebutkan, rumah korban dalam keadaan klosong dikarenakan korban sedang pergi belanja, namun saat korban pulang, dia melihat pagar dan pintu rumah dalam keadaan terbuka dan rusak. Korban pun curiga dan membunyikan suara klakson sepeda motor yang dikendarainya.

Tiba-tiba tiga orang laki-laki yang tidak dikenalnya  keluar dari rumahnya, sambil berlari. Korban spontan berteriak maling, sambil mengejar para pelaku yang melarikan diri dengan menggunakan mobil Avanza.

Akhirnya pelarian mereka kandas karena mobil mereka kandas di jalan buntu karena meraka tak menguasai lokasi atau tepatnya di Jalan Veteran Gg Sukarjo Desa Manunggal terhenti disebabkan oleh kejaran saksi dan warga.

Barang bukti yang berhasil disita, berupa 1 unit mobil Avanza hitam BK 1231 OB (dalam keadaan kaca pecah), 3 set plat mobil, 1 pucuk senjata jenis Air Soft Gun, 1 buah linggis, 1 buah gunting besi, 6 buah plat besi padu, 1 buah pisau, 1 buah gembok, 1 buah samurai, 5 kunci leter "L",  2 tas warna coklat dan hitam, 2 handphone, 1 plasdis, 1 buah kartu identitas atas nama Adek Candra Ginting,1 SIM C. an. Anto Pasaribu, dan 1 kartu BPJS an. Anto Pasaribu.

"Dari Hasil Introgasi terhadap kedua tersangka, kedua tersangka mengaku bersalah telah melakukan perampokan rumah lebih dari sepuluh kali, bersama ketiga temannya di wilayah Jalan  Karya dan Padang Bulan. Selanjutnya kita menyarankan korban untuk membuat LP ke Polsek Helvetia,"pungkasnya.

Kapolsek Helvetia, Kompol Trili Murni dikonfirmasi melaui telpon selulernya, membenarkan tewasnya satu pelaku dan dua tersangka diproses dan masih dimintai keterangan. Dan pelaku yang melarikan diri, masih kita lakukan pengejaran karena pelaku yang kabur itulah kaptennya dan dia pelaku utama, kata Kompol Tri Murni.

Penulis: adr. Editor: gun.