HETANEWS.COM

Polres Simalungun Ungkap Sindikat Curanmor

Wakapolres Simalungun, Kompol Zulkarnain Pane, dan Kasat Reskrim, AKP Poltak YP Simbolon saat memberikan keterangan pers. (foto/zai)

Simalungun,hetanews.com- Polres Simalungun, ungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor),  di lapangan Aspol, jalan Sangnaualuh, kelurahan Siopat Suhu, kecamatan Siantar Timur, kota Siantar, Rabu (8/8/2018).

Pada pemaparannya, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, melalui Wakapolres, Kompol Zulkarnaen Pane, menyebutkan, bahwa penangkapan para tersangka, berawal dari pencurian yang terjadi di Huta Cinta Raja Pasar II, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa. Dan berdasarkan hasil penyelidikan oleh tim Jatanras Polres Simalungun, tersangka yang pertama sekali ditangkap bernama Jimmy Susanto dan Berry Klinton.

Keduanya ditangkap, di daerah Siantar, pada Sabtu (28/7/2018), lalu. Selanjutnya dilakukan pengembangan.

Dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka, Sugeng (penadah) terhadap mobil L - 300 yang baru diambil dari Huta Cinta Raja Pasar II, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa.

Dari penadah, petugas berhasil menyita kepala mobil dan mesin. Kemudian tim Jatanras melakukan pengembangan terhadap rekan tersangka curanmor, bernama Rahmadan Sahputra.

Selanjutnya dilakukan pengembangan, dan berhasil dilakukan penangkapan terhadap penadah lainnya atas nama, Sugondo, di Km 8, jalan lintas Riau Bagan Batu. Dan darinya diamankan sisa - sisa pemotongan mobil.

Dari hasil pengembangan, tim Jatanras juga berhasil menyita dua sepeda motor. Diantaranya jenis Honda Supra X 125 warna hitam tahun 2011 dengan nomor polisi BK 2490 TAH. Atasnama Indra Wahyudi.

Dan sepedamotor Honda jenis Vario, nomor polisi BK 4721 TBB warna putih. Tahun pembuatan 2015 atas nama Abian Kalam. Tempat kejadian perkara (TKP) tanjakan PB Perdagangan, Minggu (24/7/2018), lalu.

"Terhadap tersangka utama, dipersangkakan pasal 363 ancaman hukuman sembilan tahun. Terhadap penadah dikenakan pasal 480, ancaman empat tahun. Kepada S dikenakan pasal 481 ancaman 5 tahun ,"pungkasnya.

Turut mendampingi Wakapolres Simalungun, Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Poltak YP Simbolon, dan Kaur Bin Ops, Iptu Masrianto dan Kanit Jatanras, Iptu Hengki Siahaan.

Penulis: zai. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan