HETANEWS.COM

Saksi Ahli Dugaan Penistaan Etnis Simalungun Tidak Dibayar

Ketua DPRD Siantar, Marulitua Hutapea dan Ketua Panitia Hak Angket Oberlin Malau saat menerima massa dari PGSMH beberapa waktu lalu. (Huget)

Siantar, hetanews.com - Ketua DPRD Siantar, Marulitua Hutapea menegaskan tidak ada anggaran untuk saksi-saksi ahli dalam penyelidikan dugaan penistaan etnis Simalungun.

"Kalau saksi ahli katanya, tidak ada kemarin. Karena kan gak ada anggaranya. Kita kan kemarin dari Panitia Hak Angket langsung ke Unimed dan USU. Langsung kunjungan ke sana dan tim ahli ke sana," katanya.

Baca: Kamis, DPRD Paripurna Dugaan Penistaan Etnis Simalungun

Karena tidak ada anggaran untuk saksi ahli, jelas Marulitua, pihaknya menyepakati agar Panitia Hak Angket menanyakan dugaan penistaan itu kepada guru-guru besar di dua kampus negeri tersebut. 

Sebelumnya, Ketua Panitia Hak Angket Oberlin Malau menjelaskan, saksi ahli dalam dugaan penistaan tersebut terdiri dari ahli bahasa, ahli hukum pidana dan ahli budaya. Masing-masing saksi ahli itu didatangkan dari kampus Unimed dan USU.

Rapat dengar pendapat bersama para saksi ahli ini merupakan bagian dari jadwal Panitia Hak Angket, yang diselenggarakan di Kota Medan, Kamis (19/7/2018).

Terpisah, Plt Sekretaris Dewan, Wanden Siboro memastikan tidak mengangarkan biaya tiga saksi ahli dalam penyelidikan dugaan penistaan etnis Simalungun oleh Panitia Hak Angket. 

"Kalau untuk saksi ahli tidak ada dianggarkan biaya untuk itu. Tapi kalau untuk biaya perjalanan studi banding itu ada. Untuk saksi ahli tidak ada," ungkapnya, Selasa (31/7/2018).

Wanden Siboro yang ditemui di ruang kerjanya menuturkan, anggaran yang ditampung untuk Panitia Hak Angket hanya biaya perjalanan studi banding keluar kota.

Penulis: huget. Editor: anto.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!