HETANEWS

Oknum Perawat Poli RSUD Djasamen Saragih Suruh Pulang Korban Cabul

Keluarga korban di Poliklinik Ginokologi RSUD Djasamen Saragih, Selasa (7/8.2018). (Huget)

Siantar, hetanews.com – Didampingi keluarganya, S br Purba kembali mendatangi Polres Simalungun, Selasa (7/8/2018). Selanjutnya, sekitar pukul 10:30  WIB, dengan dampingan petugas kepolisian, korban dugaan perkosaan yang dilakukan tetangganya itu dibawa ke RSUD Djasamen Saragih untuk melakukan visum.

Saat di rumah sakit milik Pemko Pematangsiantar itu, keluarga korban sempat bersitegang dengan seorang pegawai Poliklinik Ginokologi. Pegawai tersebut menyuruh keluarga korban menunggu dokter yang melakukan visum hingga selesai makan siang.

"Sudah pulang aja kalian, kami mau makan siang. Besok aja kalian datang," kata pegawai yang mengenakan pakaian dinas warna putih itu kepada keluarga korban, seraya marah marah.

Beberapa lama menunggu, dokter pengganti untuk melakukan visum pun tiba. Belakangan diketahui jika dokter yang bertugas di Poliklinik Ginokologi sedang berhalangan. Orangtuanya meninggal dunia.

"Ini baru dipanggil dokter penggantinya. Tadi lagi ada pasiennya. Gak mungkin kan pas dipanggil pas lagi membedah pasien," tambah perawat berbadan tambul ini.

Selanjutnya perawat tersebut mengarahkan korban dan keluarganya ke ruangan untuk melaksanakan visum.
 

Baca: Wanita Keterbelakangan Mental Nyaris Diperkosa Tetangganya, Kapolres Simalungun Minta Diprioritaskan

Diberitakan sebelumnya, korban diduga diperkosa oleh tetangganya sesama warga Nagori Simanabun, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara berinisial RP alias Bana (60). Peristiwa itu terbongkar setelah dipergoki warga, Senin (30/7/2018). 

Penulis: gee. Editor: anto.