Tebingtinggi, hetanews.com - Pemilihan Legislatif (Pileg) akan digelar pada 19 April 2019.

Diketahui ada 400 orang Calon Legislatif (Caleg) mendaftar di KPUD Tebingtinggi dan selanjutnya akan terpilih 25 wakil rakyat nantinya.

"Kita menghimbau pilihlah Caleg yang peduli tentang nasib rakyat. Itu dapat dilihat dari kesehariannya, termasuk rekam jejak dan keteladanannya," sebut salah satu Tokoh Masyarakat Tebingtinggi, Hasan Damanik, Sabtu (4/8/2018).

Direktur Masyarakat Pemerhati Pemerintahan , Anti Korupsi RI ini mengatakan, saat ini masyarakat Tebingtinggi semakin cerdas berdemokrasi.

Hasan menuturkan, dalam memilih wakil rakyat jangan terperdaya janji-janji dan iming-iming. Namun setelah terpilih, lupa dengan warganya.

"Sebelum terpilih, rajin beribadah dan menjumpai warganya. Setelah terpilih, lupa kepada warganya. Begitu habis jabatannya, mulai lagi mendekati warga dengan beraneka cara," ucap Hasan.

Berdasarkan catatan wartawan senior ini, dirinya menduga ada  wakil rakyat yang sampai purna bakti tidak tau apa yang telah diperbuatnya untuk masyarakat. Menurutnya, ini potret jelek dan buram demokrasi, sehingga kedepan jangan terulang lagi.

"Jika ditemukan tipe Caleg seperti itu, menurut hemat saya tak pantas untuk dipilih," ujarnya.

Terkait fakta hasil Pileg sebelumnya diduga banyak terjadi politik transaksional seperti money politic dan sebagainya, Hasan menilai jika ada para Caleg memberi sesuatu kepada para konstituennya agar diambil pemberiannya.

"Karena kita tidak meminta, tapi diberi. Akan tetapi, tetap pilihlah Caleg yang punya kuailitas, peduli rakyat sesuai hati nurani. Kedepan petualang politik seperti itu akan jera," jelasnya.