HETANEWS.COM

Aniaya Pembantu Pakai Martil, Polisi Didesak Tahan Oknum Dokter Puskesmas Bah Kapul

Polres Siantar.

Siantar, hetanews.com - Kuasa hukum Juliana korban penganiayaan yang dilakukan oknum dokter mendesak pihak Polres Siantar untuk menahanny.

Hal itu dikatakan Roy Simangunsong setelah Erika br Simatupang oknum dokter di Puskesmas Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari itu berstatus sebagai tersangka.

Roy menuturkan, penganiayaan yang dilakukan  okum dokter dengan memartil kepala Juliana sudah termasuk penganiayaan yang cukup berat.

"Ini kasusnya berat, penganiayaan berat itu pun terbilang berat," ungkap Roy, Sabtu (4/8/2018)

Pasca kejadian, Roy mengatakan, kliennya mengalami gangguan mental dan kejiwaan akibat kejadian tersebut.

"Beberapa kali kami sudah membawa Juliana ke psikiater. Hasilnya memang sedikit terganggu, itu akibat kepalanya yang dimartil," ucapnya.

Roy juga mengatakan, bahwa penganiayaan yang dilakukan Erika pada kliennya sepertinya telah direncanakan.

"Martil itu kan ada di garasi, jadi tersangka mengambil dari garasi. Berarti kan sudah direncanakan dan da niat. Tidak spontan ada martil langsung dipukulnya. Tunggu diambil dulu martilnya," ungkap Roy Simangunsung.

Atas dasar itu lah, Roymeminta Polres Siantar secepatnya menahan Erika. "Kita minta Polres Siantar agar menahan tersangka dan proses hukumnya segera dilanjutkan," kata Roy.

Dalam kasus ini, tersangka yang merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dijerat Pasal 351 tentang Penganiayaan.

Terpisah, Romeyan Ricardo Siahaan juga mengatakan, agar proses hukum yang kini tengah ditangani pihak Satuan Reskrim Polres Siantar itu tetap berlanjut.

"Kita berharap proses hukumnya lanjut, dan keadilan ditegakkan seadil-adilnya sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia," pungkasnya.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan