Sat 20 Oct 2018

Video Mesra Pelajar di Siantar Buat Heboh, Orang Tua Diminta Tanamkan Nilai Moral

foto : screenshot

Siantar, hetanews.com- Video amatir yang mempertonton kelakuan dua pelajar asal Siantar yang beredar, di media sosial menjadi sorotan publik.

Dari video yang beredar, sepasang pelajar yang mengenakan seragam tampak mengumbar kemesraan, di ruang publik. 

Di tengah kendaraan yang berlalu lalang, dua orang pelajar ini tidak sungkan bermesraan, di sebuah kursi yang disediakan di lapangan H Adam Malik, Kota Siantar.

Dalam video yang berdurasi hampir 2 menit ini, terlihat siwa mengenakan seragam SMA, merangkul seorang siswi yang mengenakan seragam SMP.

Keduanya tampak menikmati momen itu tanpa menyadari ramainya kendaraan yang lalu lalang, di seputaran lapangan Adam Malik.

Warganet menilai, di usia mereka yang masih tergolong muda, seharusnya tidak etis mengumbarkan kemesraan ditempat umum.

Lihat : Video- Pelajar Asal Siantar Umbar Kemesraan Di Lapangan Adam Malik

Menanggapi hal ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Siantar, H.M Ali Lubis, saat dikonfirmasi, menuturkan, fenomena kelakukan pelajar tersebut, merupakan sebuah gambaran ketidakpedulian kepada lingkungannya.

"Dalam agama apapun itu, pastinya mengajarkan yang benar. Bahkan di sekolah masing-masing, pelajaran agama tetap mengajarkan yang benar," jelasnya, Kamis (2/8/2018).

Lubis menilai, sikap ketidakpedulian pelajar pada agama yang dianut sangat tinggi. Sehingga meniadakan nilai nilai moral agama. 

Sebagai Ketua MUI, ia berharap kepada seluruh orang tua agar tetap memberikan budi pekerti dan sopan santun kepada anak-anaknya.

"Selain itu, orang tua juga harus tetap mengontrol sikap anak, agar etikanya tetap terjaga" harapnya.

H.M Ali Lubis juga meminta agar sejumlah pihak terkait mulai dari patroli sekolah dan Satpol PP Siantar terus gencar melakukan rajia kepada pelajar yang berusaha bolos ditempat umum.

"Namun yang utamanya, itu muaranya dari orang tua  mengajarkan budi pekerti yang baik. Dan pihak sekolah juga tetap memberikan contoh yang baik, tetap mengawasi siswanya," tandasnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Robert Samosir saat dikonfirmasi lewat telepon, mengaku setuju digencarkannya rajia untuk menjaga ketertiban umum bersama dengan patroli sekolah.

"Itukan tugas patroli sekolah dari Dinas Pendidikan Siantar, kalau kordinasi pastinya kita siap," ujarnya.

Robert mengatakan, rajia intens dilakukan di Lapangan Merdeka (Taman Bunga) sembari menertibkan pedagang yang berjualan atau siswa yang bolos, di jam sekolah.

"Kalau rajia lapangan Adam Malik belum kita lakukan, tapi di taman bunga kita intens dilakukan. Pun begitu, kalau patroli sekolah dari Dinas Pendidikan berkordinasi kita pasti siap," tutupnya.

Sayangnya, pihak Dinas Pendidikan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Jonsen Girsang dan Kepala UPTD Pendidikan Siantar, Darwin Purba, belum dapat memberikan penjelasan.

 

Penulis: gee. Editor: gun.