HETANEWS

HUT Humbahas Ikut Dirayakan Parmahan di Bengkulu

Suasana perayaan HUT Humbahas di Bengkulu. (foto : Rachmat Tinton)

Bengkulu, hetanews.com - Tanggal 28 Juli 2018, lalu, merupakan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)  yang ke 15. 

Dan puncak perayaannya adalah pada  28 Juli 2018 yang dilaksanakan oleh Pemkab, di Desa Sionom Hudon, Kecamatan Parlilitan.

Kemudian tanggal 29 Juli 2018, dilanjutkan acara hiburan, di Lapangan Merdeka, Kota Doloksanggul dengan mendatangkan artis-artis batak ternama.

Kemeriahan dirgahayu ini nampaknya  tidak hanya di Kabupaten Humbahas saja, namun juga ikut dimeriahkan oleh mahasiswa asal Humbahas yang ada di Bengkulu, di lantai 2 Indomaret, UNIB belakang, Jalan WR Supratman,  Muarabangkahulu, Bengkulu, Minggu (29/7/2018), lalu.

Mereka tergabung  dalam suatu komunitas  Parmahan Bengkulu (Parsadaan Mahasiswa Humbang Hasundutan Bengkulu).

Komunitas ini telah terbentuk sejak September 2016 lalu dan memiliki anggota kurang lebih 80 orang yang berasal dari berbagai jurusan berbeda, di universitas yang ada di Bengkulu. 

Pada tanggal 29 Juli kemarin, Parmahan ikut menyemarakkan HUT Humbahas. Dimulai dengan acara ibadah yang dipandu oleh salah satu mahasiswa, Tama Anggraeni.

Rasa hangat dan bersyukur serta kepedulian atas tanah kelahiran atau Bona Pasogit menjadi dasar dari acara perayaan ini. Dalam acara ini terdapat beberapa agenda yang dimulai dari ibadah sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas atas dilimpahkan berkat kepada Humbahas.

Suasana perayaan HUT Humbahas di Bengkulu. (foto: Rachmat Tinton)

Ibadah perayaan ini diakhiri dengan doa syafaat berisi syukur dan harapan kepada yang Tuhan untuk Humbahas. Kemudian dilanjutkan dengan acara perayaan yang dimulai dengan penyalaan lilin oleh Ketua Parmahan, Panogihon Purba. 

Dalam kata sambutannya, Panogihon Purba, mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Humbahas yang ke 15. Dirinya juga menekankan supaya mahasiswa ataupun perantau tidak lupa akan kampung halaman.

“Selamat ulang tahun untuk Kabupaten Humbahas yang ke 15, dimana pada 28 juli 2003 yang silam, kabupaten ini mekar dari Kabupaten Tapanuli Utara. Ini yang menjadi titik balik bagi kabupaten kita untuk semakin maju dan terus berkembang dengan otonomi sendiri. Semoga kita pun sebagai perantau yang jauh dari Humbahas tidak menjadi sebuah alasan untuk kita lupa akan kampung halaman kita, namun akan selalu kita ingat. Acara ini pun menjadi salah satu cara untuk tidak lupa akan Bonapasogit kita,"ucapnya di depan para undangan. 

Hadir juga pada acara itu mantan pengurus  Parmahan, Yedija Manullang. Di kesempatan itu, dia juga turut memberikan sambutan. 

Anak Humbahas yang mencicipi pendidikan di Universitas Bengkulu ini, menyoroti tentang belum adanya pemerataan pembangunan hingga pelosok-pelosok daerah di Humbahas, terutama di Papatar.

Meski selama 15 tahun diakuinya sudah banyak pembangunan yang merambah bumi Humbahas, namun untuk sudut pelosok sepertinya masih banyak yang terabaikan. 

Selain itu, Yedija juga berharap  kualitas pendidikan juga diperhatikan. 

"Semua masyarakat Humbahas harus mengenyam pendidikan jangan sampai karena terkendala biaya tidak sampai kuliah atau melanjut. Kita ambil contoh dari kawan-kawan kita yang berkuliah di Universitas Bengkulu yang berasal dari Kabupaten Pakpak Bharat, dimana mereka mendapat beasiswa dari pemerintah kabupaten di sana yang notabanenya sama-sama berumur 15 tahun juga. Namun ini tetap menjadi harapan kita bersama semoga di perayaan HUT Humbahas ke 15 baik yang sudah dilaksanakan kampung kita maupun yang sedang kita laksanakan saat ini menjadi ajang koreksi dan refleksi bagi semua. Serta ini bukan hanya sekedar seremonial yang berujung euforia tapi memberikan dampak positif untuk di kemudian hari," ucap Yediza panjang lebar sambil berharap.

Penulis: rachmat. Editor: gun.