HETANEWS

Terkait Penemuan 3 Jasad di Perkebunan Sawit Asahan, Keluarga Memilih Dikebumikan

Salah satu jasad saat akan dibawa menuju mobil ambulance dan dua jasad lagi terbujur kaku di lokasi. (foto/heru)

Asahan,hetanews.com- Terkait penemuam tiga mayat, di tenda biru, di perkebunan PTPN 3 Sei Sadap, tepatnya di dusun 3, desa Perkebunan Hesa, afrdeling 6, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan memilih membawa pulang untuk dikebumikan. 

Kapolsek Simpang Empat, AKP Supriyadi Yantoto, melalaui Kanit Reskrim, Iptu  JT Siregar, di RSUD HAMS Kisaran, Rabu (1/8/2018) mengatakan, pihak keluarga ketiga almarhum menolak dan membuat pernyataan, jasad ketiganya tidak diotopsi dan untuk korban Kiki Iswandi masih dalam penangan medis.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Arif, didampingi Kapolsek Simpang Empat, menduga keracunan dari asap mesin genset, dimana di sekitar lokasi tenda biru, ditemukan mesin genset.

"Bisa saja korban menghirup asap dari genset CO2 berlebihan,”sebut Kasat Reskrim Polres Asahan ini, sembari mengatakan, terkait kekerasan belum ditemukan indikasi tersebut.

Baca Juga: Tiga Jasad Ditemukan Tewas di Tenda Biru Perkebunan Sawit Asahan

Dugaan sementara melalui keterangan  Kiki Iswandi yang hingga hari ini masih dalam perawatan medis, pada  Selasa sore (31/7/2018),lalu, masih berbelanja ikan hingga diperkirakan ketiganya  meregang nyawa malam, setelah makan. Sebab menurut keterangan Kiki, sekitar pukul 21.00 WIB, mereka masih bercerita, ujarnya . 

Informasi yang dihimpun dari seorang warga sekitar, bernama  Marni,  pertama kali,  sekitar pukul 08.00 WIB, mereka mau bekerja, di areal kebun kelapa sawit, tiba – tiba saat melintasi tenda biru yang dipergunakan perkerja tower itu, terlihat empat orang terkapar dan salah satunya masih bergerak – gerak, seperti mengalami kesakitan.

Marni langsung melaporkan kejadian itu kepada mandor kerja yang meneruskan kepada pihak berwajib.

Diketahui ketigDiketahuianya, Iran, Ridua Ekayana dan Dika  yang tewas merupakan warga Sei Mangke baru, kecamatan Limapuluh, kabupaten Batubara, lalu korban yang dalam perawatan medis, Kiki, warga desa Antara, kecamatan Limapuluh, Batubara. 

Penulis: heru. Editor: gun.