HETANEWS

Pelak Didakwa Kurir Sabu Hingga Puluhan Juta Rupiah

Terdakwa Pelak digiring petugas Kamdalsus, Prayogo, keluar dari ruang sidang usai pembacaan dakwaan. (foto/ayu)

Simalungun,hetanews.com- Suhermanto alias Pelak (49), warga Huta II, Nagori Syahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, didakwa sebagai kurir (perantara) dalam jual beli narkotika hingga puluhan juta rupiah.

Jaksa Juna Karo Karo, menjerat terdakwa dengan pasal 114 (2), pasal 112 (2) dan pasal 137 huruf a dan b UU RI No.35/2009 tentang narkotika. 

Menurut surat dakwaannya yang dibacakan jaksa, Sari Rahmadani Lubis, terdakwa Pelak ditangkap anggota Polsek Bangun, Rio Siahaan dkk, pada Februari 2018, pukul 02.00 WIB. Pelak ditangkap dari salah satu kamar barak Hawai, di Kompleks Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela dengan barang bukti sepaket sabu, bong, dan hp nokia hitam.

Pelak mengaku menjadi kurir untuk menjual sabu milik M Yunus Sembiring (disidang terpisah). Sabu sebanyak 135 gram, 15 gram dan 200 gram, diterima terdakwa Pelak melalui orang suruhan M Yunus Sembiring, bernama Hermansyah Siregar (disidang terpisah).  

Petugas juga berhasil menyita barang bukti, 1 timbangan digital, puluhan plastik klip kosong, uang Rp.595 ribu dan slip setoran BRI atas nama Yusuf dari dalam rumah terdakwa Pelak.   

Dari hasil penjualan sabu dengan sistem laku bayar, terdakwa Pelak mendapat upah RP.3 juta/onsnya. Upah tersebut dipotong dari hasil penjualan sebelum melakukan transfer. Terdakwa Pelak sudah menjual sabu kepada Mangasi Manurung (didakwa terpisah) sebanyak 50 gram.   

Uang hasil pejualan sabu sebesar Rp.75 juta ditransfer ke rekening M Yunus Sembiring. Dalam persidangan tersebut, terdakwa didampingi pengacara, Antoni Sumihar Purba dan tidak keberatan dengan dakwaan jaksa itu.   

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasuton, dibantu panitera Afrizal, menunda persidangan hingga Rabu, pekan depan.

Penulis: ay. Editor: gun.