HETANEWS

4 Bacaleg di Siantar Mantan Napi, Ada Kasus Narkoba dan Judi

Komisioner KPUD Siantar, Batara Manurung. (foto/hugs)

Siantar, hetanews.com - Perbaikan daftar calon dan syarat calon anggota, serta pengajuan bakal calon pengganti oleh parpol ke KPUD Siantar, terdapat  4 orang bakal calon legislatif  (bacaleg) mantan narapidana (napi).

Dalam tahapan penyelenggara yang berlangsung mulai tanggal 22-31 Juli 2018 ini, hampir seluruhnya partai peserta Pemilu melakukan pengajuan bakal calon pengganti.

Komisioner KPUD Siantar, Batara Manurung menyampaikan, keempat bacaleg itu pernah menjalani masa hukuman sebagai terpidana kasus narkotika dan kasus perjudian.

Ke 4 bacaleg itu, lanjutnya, telah membuat pemberitaan ke media cetak atau koran dan menyerahkan hasil putusan telah menjalani masa hukuman sesusai dengan persyaratan yang PKPU minta.

"Ada empat orang napi pemakai narkotika dan napi kasus judi. Mereka telah membuat pernyataan ke media cetak, bahwa pernah menjadi napi. Mereka juga menyerahkan hasil putusannya semalam," jelas Batara kepada sejumlah wartawan, Rabu (1/8/2018).

Pada tahapan perbaikan daftar calon dan syarat calon anggota serta pengajuan bakal calon pengganti, kata Batara, hampir seluruhnya partai politik mengajukan nama bakal calon pengganti.

Meskipun demikian, partai politik yang telah menyerahkan nama-nama bacaleg dan  dinyatakan memenuhi persyaratan oleh KPU, maka nama tersebut tidak dapat diajukan pergantian lagi.

"Hampir semua partai mengajukan bakal calon pengganti. Namun yang memenuhi syarat tidak bisa diganti. Kecuali yang bersangkutan mengundurkan diri,"paparnya.

Perbaikan daftar calon dan syarat calon anggota serta pengajuan bakal calon pengganti oleh parpol ke KPUD Siantar ini, berlangsung pada 22 Juli sampai 31 Juli 2018. Hingga saat ini, KPU Siantar masih melakukan rekap 

"Belum bisa kita sampaikan secara rinci. Karena kita belum rekap secara keselurahan.  Sebelum pukul 00. 00 WIB tadi malam, kami masih melayani partai yang menyerahkan berkas," ungkapnya.

Dari 393 bacaleg yang didaftarkan 16 parpol peserta pemilu di Kota Siantar, dipastikan ada yang tidak memenuhi persyaratan.

"Dipastikan berkurang, karena semalam kita sudah periksa, ada beberapa yang belum memenuhi syarat. Besok mungkin kita rekap. Hasilnya akan disampaikan ke KPU Provinsi," jelasnya.

"Hanya satu persyaratan calon saja tidak dipenuhi maka akan TMS (Tidak Memenuhi Syarat)," jelasnya menambahkan.

Setelah melawati tahapan pendaftaran dan verifikasi calon anggota DPRD Siantar, terakhir KPUD akan menyampaikan pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 21 -23 September 2018 mendatang.

Penulis: gee. Editor: gun.