HETANEWS

Terungkap! Diet Yoyo Disebut Jadi Penyebab Kematian Penyanyi 'Pretty Woman'

Kematian penyanyi legendaris Roy Orbison yang terkenal dengan lagunya Pretty Woman disebutkan pakar terjadi akibat dampak buruk diet yoyo.

Amerika Serikat, hetanews.com - Roy Orbison Penyanyi legendaris asal Inggris yang terkenal dengan lagu Pretty Woman, meninggal di usia 52 tahun pada tahun 1988. Sebuah dokumentasi televisi menyebut Roy meninggal karena serangan jantung yang disebabkan oleh efek yoyo pada dietnya.

Diet yoyo merupakan sebutan untuk fluktualitas berat badan yang dialami seseorang. Roy, berdasarkan pengakuan keluarga dan sahabat dekat, memiliki kebiasaan makan junk food yang banyak namun akan puasa hingga kelaparan berhari-hari menjelang konser dan penampilan musiknya.

Dr Michael Hunter, pakar patologi dari Amerika Serikat, menyebut dampak negatif diet yoyo akan sangat dirasakan oleh jantung. Hal ini diungkapkannya dalam episode terbaru dokumenter televisi Autopsy: The Last Hours.
 

Roy Orbison, penyanyi Pretty Woman
Roy Orbison, penyanyi Pretty Woman
"Siklus berat badan yang naik dan turun secara drastis tentu saja tidak baik, dan memiliki dampak negatif bagi jantung seseorang," ujar Hunter.

Roy memang memiliki riwayat masalah jantung. 10 Tahun sebelum meninggal, ia sempat menjalani operasi bypass jantung. Namun hal tersebut tak membuatnya berhenti menjalankan diet yoyonya.

Johnny Cash, sahabat dekat Roy, menyebut tiga bulan sebelum meninggal Roy sering mengeluh nyeri dada. Ia meminta Roy untuk melakukan pemeriksaan medis namun ditolak.

Uniknya, Roy justru memilih untuk berolahraga dengan menggunakan jasa personal trainer. Namun menurut Hunter, berolahraga berat di usia senja, apalagi bagi pengidap masalah jantung, sangat tidak disarankan.

"Diet yoyo, berat badan yang naik dan turun secara drastis dan berulang, serta olahraga berat secara mendadak di usia 52 tahun bukan pilihan yang bijak," tutupnya.
 

sumber: detik.com

Editor: sella.