HETANEWS

Bupati Minta Kemensos Cairkan Dana Jadup bagi 1.022 KK Korban Sinabung

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, saat memberikan laporan kepada Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margowiyono, Jumat (2/7/2018), lalu, di Kantor Kemensos RI, didampingi Kadis Sosial, Benyamin Sukatendel, Kabid Dinsos, Joses Bangun dan Usaha Purba.

Karo, hetanews.com- Penyaluran dana bantuan stimulan jaminan hidup (jadup) dan hunian tetap korban bencana gunung Sinabung masih terus berlanjut.

Yang pencairannya sebelumnya telah disalurkan melalui BNI Cabang Kabanjahe bagi korban yang direlokasi tahap ke 2 (mandiri) sebanyak 455 KK/1.506 jiwa terdiri dari Desa Kuta Tonggal 88 KK/312 jiwa, Desa Gamber 121 KK/461 jiwa, Desa Berastepu 168 KK /504 jiwa dan Desa Gurukinayan 78 KK/229 jiwa sebesar Rp.2,7 Miliar.

Hal ini disampaikan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, saat memberikan laporan kepada Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margowiyono, Jumat (2/7/2018), lalu, di Kantor Kemensos RI, didampingi Kadis Sosial, Benyamin Sukatendel, Kabid Dinsos, Joses Bangun dan Usaha Purba.

Dalam laporan Bupati, penerima dana hibah gelombang I sebanyak 455 KK/1.506 jiwa yang hampir rampung pencairannya. Menurutnya, dengan akan selesainya pencairan gelombang I bagi masyarakat relokasi tahap 2 . Dia meminta agar pencairan tahap ke II dapat terealisasi yang suratnya telah diajukan.

"Semua data telah terlampir dalam surat sebanyak 1.022 KK/3.039 jiwa. Begitu juga dengan data by name by addres yang berhak menerima  atau tepat sasaran melalui rekeningnya masing-masing,"ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margowiyono menjelaskan, jika pihak BNI Kabanjahe memang sudah menginformasikan kepada Kasubdit Pemulihan Bencana Sosial Kemensos, Munarti, terkait pencairan dana stimulan tersebut. Namun masih ada beberapa yang belum disalurkan, karena masih menunggu waktu.

“Penerima dana stimulan jadup sebanyak 455 KK /1.506 jiwa semuanya sudah beres adminitrasinya. Menurut pihak BNI Kabanjahe tidak ada masalah, karena semuanya clear and clean. Jadi untuk penyaluran gelombang ke 2 masih menunggu waktu saja. Permohonan jadup gelombang ke II yang diajukan Pemkab Karo telah diterima dan akan dicocokkan adminitrasinya. Apakah sudah sesuai, baru akan kita sampaikan ke Menteri Sosial RI, berkisar Rp5,8 M yang akan disuntikkan ke BNI Kabanjahe,"papar Margowiyono.

Yang mana, sambungnya lagi, pada prinsipnya Kemensos tidak akan berlama-lama mencairkan dana jadup jika semua proses adminitrasinya telah cocok. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, jika Menteri sudah masuk akan segera disampaikan, katanya. "Secepatnya juga akan kita infokan kepada bapak Bupati, jika sudah bisa disalurkan," sebutnya.

Sementara Kadis Sosial, Benyamin Sukatendel mengatakan, by name by addres untuk gelombang ke 2 telah diverifikasi dan disesuaikan dengan pengajuan BPBD Karo. Untuk itu, mudah- mudahan dengan bertemunya dengan Direktur Kemensos, ada harapan untuk pencairan, sebab masyarakat pengungsi relokasi tahap 2 sangat menantikan uang tersebut untuk kebutuhan keluarganya.

"Hal ini juga sudah disampaikan Pak Bupati kepada direktur, dimana direktur tadi sangat memahami gejolak yang berkembang di Pemkab Karo, jika terlampau lama pencairannya,"tambahnya.

Penulis: charles. Editor: gun.