HETANEWS

Kades Sei Tampang Bermohon Depag Dirikan MAN 1 di Bilah Hilir

 Kades Sei Tampang, M Asmui. (foto/sofyan)

Labuhanbatu, hetanews.com - Kepala Desa (Kades) Seitampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Asmui, bermohon kepada Departemen Agama (Depag) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut mendirikan Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 di Kecamatan Bilah Hilir.

Ini disampaikannya ketika ditemui di wartawan, Jumat (27/7/2018) di salah satu warung Kopi Negeri Lama usai mengikuti rapat HUT RI ke 73 di Kantor Camat Bilah Hilir.

Ketua Apdesi Labuhanbatu itu mengungkapkan rasa prihatin terhadap dunia pendidikan untuk anak bangsa, khususnya di Desa Sei Tampang dan umumnya 4 Kecamatan Pantai Labuhanbatu meliputi Kecamatan Panai Hilir, Kecamatan Panai Tengah , Kecamatan Panai Hulu dan Bilah Hilir.

Menurutnya, sangat dipandang perlu sekali MAN dibangun dan berkedudukan di Kecamatan Bilah Hilir.

"Saya sudah mengusulkan Sekolah Agama (MAN) itu pada tahun 2014 melalui Musrenbang Kecamatan dan Kabupaten. Saya juga meaporkan secara lisan kepada Wakil Ketua DPRD Sumut, Tengku Milwan. Namun sampai inj belum ada kejelasan dari pihak terkait khususnya Depag Kabupaten atau Disdik Sumut," paparnya.

Asmui menuturkan, lahan atau lokasi pertapakan tanah lebih kurang 1 hektar berada di Dusun Wonosari, Desa Sei Tampang yang berjarak 2 km menuju Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) semua sudah disiapkan administrasinya, baik surat ganti Rmtugi atau hibah. Juga tanda tangan masyarakat yang memohonkan Sekolah Agama tersebut didirikan.

Masyarakat Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir berharap, pendirian MAN itu secepatnya  direalisasikan untuk tahun 2019 ini. Sehingga harapan bagi orang tua yang mau melanjutkan anaknya ke tingkat sekolah menengah atas tidak ada was-was dan khawatir.

"Kepada pihak yang terkait yang membaca berita ini saya mohon dapat melanjutkan hajat hidup orang banyak dan cita-cita anak bangsa, sehingga terhindar dari kenakalan remaja dan narkoba," kata Asmui. 

Penulis: sofyan. Editor: gun.