Sat 20 Oct 2018
CITIZEN JOURNALISM

Tragis, Janu Hardi Tewas Dimassakan Usai Ida Royani Sihotang Menelepon Keponakannya

Rekonstruksi yang dilaksanakan Polres Simalungun. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Janu Hardi, warga Simpang Merbou, Kecamatan NA IX X, Kabupaten Labuhanbatu tewas akibat dibantai massa di blok 104 Afdeling V PTPN IV Kebun Mayang, di Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Selasa (29/5/2018). 

Ini setelah salah seorang warga, Ida Royani Sihotang menelepon dan memberitahu keponakannya, Donal Sihotang, ada seseorang sedang mendorong sepeda motor ke arah jurang sawit milik Afdeling V PTPN IV Kebun Mayang di Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas. 

Selanjutnya Donal Sihotang langsung menuju ke arah rumah Ida Royani mengendarai sepeda motor. Namun dalam perjalanan, Donal bertemu dengan saksi, Dani Sinaga lalu mengajaknya ke rumah Ida Royani.

Keduanya pun bergerak menuju ke rumah Ida Royani, setelah lebih dulu mengajak pelaku, Harun Panjaitan. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ketiganya bertemu dengan Ucok Sitorus dan Riski Damanik. Keduanya masih belum berhasil diringkus (DPO).

Di lokasi itu, mereka melihat korban dengan jarak pantau sekira 15 meter. Sementara sepeda motor milik korban berada dibelakangnya. Selanjutnya mereka berupaya memanggil hingga berulang kali. Namun korban tidak menyahut dan berupaya melarikan diri. 

Lalu mereka berupaya mengejar korban yang akhirnya diketahui bersembunyi di dalam jurang. Dibekali pelepah sawit dan parang, Donal Sihotang, Harun Panjaitan, Riski Damanik dan Ucok Sitorus turun kedalam jurang. 

Sementara, Dani Sinaga menunggu di atas atau tidak turut ikut ke dalam jurang. Berhasil ditemukan, Donal langsung memukul korban sebanyak 4 kali dan diikuti pelaku lainnya. Menyadari nyawanya terancam, korban berusaha melepaskan diri.

Korban melompat ke dalam sungai. Meski demikian, Donal tetap melakukan pengejaran. Dan sekira berjarak 200 an meter, korban berhenti, tetapi sudah dalam kondisi berdarah. Warga pun bertambah ramai.

Tiba-tiba tersangka Riski Damanik menendang tubuh korban hingga terjatuh ke dalam sungai. Namun korban berhasil dinaikkan ke darat. Disitu korban kembali dianianya. Korban akhirnya meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Kota Siantar guna divisium.

Seluruh rangkaian peristiwa itu merupakan hasil rekontruksi yang digelar Polres Simalungun Lapangan Aspol, Jalan Sangnaulauh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar, Timur, Kota Siantar, Jumat (27/7/2018).

Rekontruksi terbunuhnya Jany dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Poltak Simbolon, Jaksa, pengacara dan istri korban, Rita.

 

Penulis: zai. Editor: aan.