HETANEWS

Didampingi TP4D, Proyek Jalan Penghubung di Kecamatan Raya Diduga Fiktif

Plang proyek terpajang, kegiatan belum berlangsung, sehingga terindikasi fiktif. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Pembukaan dan peningkatan jalan penghubung Rumah Bayu Kelurahan Merek Raya menuju Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya diduga fiktif, walaupun kegiatan itu didampingi Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Pasalnya, terhitung lokasi pemajangan plang proyek, hingga melampaui lebih kurang perkantoran Camat, Kecamatan Raya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda berlangsungnya kegiatan. Sementara Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) kegiatan itu terhitung mulai 7 Mei 2018.

Informasi dihimpun, Kamis (26/7/2018), tercatat pada plang proyek tersebut, peningkatan dan pelebaran jalan sepanjang 4.140 meter, hotmix sepanjang 1.200 meter x 5 meter dan pekerasan sirtu sepanjang 2.940 meter x 4.5 meter. 

Proyek bersumber dari APBD Kabupaten Simalungun TA 2018 dengan nilai kontrak Rp 8.743.880.169. Sementara nilai fisik Rp 7.948.981.972, PPn 10% ata Rp 794.898.197 dan PT Romora Karya Konstruksi sebagai pelaksana kegiatan.

Terkait dugaan itu, Kadis PUPR Kabupaten Simalungun, Beni Saragih selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) belum berhasil dimintai keterangannya. Pasalnya Beni sedang tidak ngantor menurut sejumlah pegawai di Dinas PUPR 

Informasinya, Beni ke Jakarta mendampingin orang nomor satu di Pemkab Simalungun, JR Saragih, termasuk Kadis Pendidikan, Resman Saragih dan Kadis Kesehatan, Jan Maurisdo Purba. Belum diketahui tujuan keberangkatan para petinggi Pemkab Simalungun tersebut.

Penulis: zai. Editor: gun.