Simalungun, hetanews.com - Jaksa Viktor Purba dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun menuntut terdakwa Jhon Ezra Ginting alias Ezra (48) warga Narumona Bawah 30 Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, dengan pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 800 juta subsider 3 bulan.

Surat tuntutan tersebut dibacakan dalam persidangan, Kamis (26/7/2018). Terdakwa Ezra dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atas kepemilikan 0,54 gram sabu.    

Terungkap di persidangan, terdakwa ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun Marudut Nababan, Syarif Noor Solin, M Reza Fatwa, M Syarif dan Efraim Purba, pada Sabtu 15 Januari 2018 sekira pukul 18.00 WIB di dalam rumah terdakwa.

Penangkapan berdasarkan adanya informasi yang menyebutkan telah terjadi penyalahgunaan narkotika di rumah milik terdakwa.      

Polisi menangkap terdakwa bersama barang bukti berupa sabu 0,54 gram dan sejumlah peralatan hisap sabu.

Kepada polisi terdakwa membenarkan jika sehari-hari sebagai kurir (perantara) jual beli sabu dan mendapatkan upah Rp 100 ribu setiap lagu per gramnya.

Barang haram itu diperoleh dari Jogil Nainggolan (DPO) warga Jalan Madura Atas Kelurahan Bantan, Kota Siantar.

Terdakwa didampingi pengacaranya Ronald Pasaribu secara lisan memohon keringanan hukuman.

Untuk pembacaan vonis, majelis hakim diketuai Lisfer Berutu menunda persidangan hingga sepekan.