HETANEWS

Sekda Lepas Keberangkatan 384 Calhaj Labuhanbatu, Berikut Nama yang Termuda dan Tertua

Sekdakab Labuhanbatu, Ahmad Mufli saat melepas keberangkatan calon haji. (foto/fendi)

Labuhanbatu,hetanews.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu, Ahmad Mufli, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), melepas 384 orang jamaah calon haji (calhaj), Rabu (25/7/2018), di Asrama Haji Rantauprapat. 

Calhaj tersebut, diberangkatkan dengan kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Medan dari Asrama Haji, jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.

Sedangkan pada esok hari, Kamis (26/7/2018), sebanyak 100 calhaj Labuhanbatu dengan kloter 6 juga diberangkatkan menuju Medan.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Labuhanbatu, Makmur, Selasa (24/7/ 2018), di Rantauprapat.

"Ada dua kloter yakni kloter 5 dan kloter 6. Kloter 5 berjumlah 384 orang, pria 158 orang, wanita 226 orang. Sedangkan 4 orang batal berangkat. Sementara untuk kloter 6 yang berjumlah 100 orang calhaj, pria 45 orang dan wanita 55 orang sedangkan 1 orang gagal/ batal berangkat," ungkap Mufli.

Kloter 5 akan terbang dari Bandara Kuala Namu Medan pada dini hari tanggal 27 Juli mendatang. Dan akan kembali tanggal 6 September 2019. Untuk kloter 6 Embarkasi Medan, lanjutnya calhaj Labuhanbatu akan bergabung dengan calhaj dari Kabupaten Serdang Bedagai, Langkat dan Tanah Karo.

Untuk kloter 5 calhaj putra Labuhanbatu termuda musim haji 1439 H terdata atas nama Muhammad Ridhona Perwira Hasibuan bin Juhri Hasibuan dengan usia 20 tahun. Dan calhaj wanita Septiarini Ali Ayu Wandira Putri Malinda binti Ramlan dengan usia 25 tahun.

Calhaj Tertua atas nama Sukarji bin Sanmirsat dengan usia 82 tahun dan calhaj Dakem Ahmad binti Muhammad Dirwan berusia 86 tahun. Untuk kloter 6 calhaj putra termuda musim atas nama Rizal Septiawan bin Amir Hasan, usia 23 tahun. Tertua calhaj Siti Ameran Siregar binti Soritua Siregar, berusia 81 tahun.

Untuk kloter 5, sebanyak 4 calhaj batal atas nama Suib Ritonga bin Muslim, Ina Zalisworo bin Siswoyo Slamet, Prity Inandary bin Suib Ritonga dan Kukuh Agung Nugraha bin Suib Ritonga. Sementara calhaj kloter 6 yang batal berangkat atas nama Siti Aminah Ritonga bin Jamandame Ritonga.

Penulis: fendi. Editor: gun.