HETANEWS

Sering Batuk-batuk saat Sidang, Terdakwa TP Akui Cabut 3 Pagar

Terdakwa TP saat mengikuti sidang lanjutan. (foto/aldy)

Tobasa, hetanews.com - Terdakwa TP, mengakui telah mencabut 3 buah pagar milik orang lain yang terbuat dari besi yang berkawat duri.

TP mengakui perbuatannya, di depan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Balige pada saat sidang lanjutan, mendengarkan keterangan saksi kasus perusakan pagar milik keluarga Junjungan Panjaitan yang masih ada hubungan dengan  keluarga DI Panjaitan, pada Selasa (24/7/2018), sekira pukul 12:30 WIB.

Terdakwa mengakui, jika dirinya mencabut pagar besi dengan cara menggoyang-goyang pagar yang baru dicor semen dengan tangannya sendiri.

"Saya hanya mencabut 3 buah pagar besi di depan rumah kuning yang sebelumnya saya tidak tau siapa pemiliknya," ujar terdakwa.

Sidang kali ini mendengarkan keterangan saksi dan saksi yang meringankan terdakwa. 

Majelis hakim dan jaksa penuntut umum, terkadang mengulangi pertanyaannya karena terdakwa TP yang sudah usia lanjut. 

Saat persidangan, terdakwa selama persidangan berlaku sopan dan sering batuk-batuk.

Sedangkan saksi yang meringankan berprofesi sebagai ojek yang kebetulan lewat dari TKP disaat terdakwa membuka pagar.

Saksi meringankan ini hanya satu marga saja dan tidak ada hubungan keluarga dengan terdakwa.

"Sehabis ojek saya melihat Tonggo Panjaitan, membuka pagar berkawat duri di depan rumahnya yang berjarak 1 meter dari pagar rumah milik Tonggo Panjaitan dengan menggunakan parang,"ungkap saksi meringankan. 

Ketua majelis hakim, memperjelas keterangan saksi meringankan. Majelis memperingatkan agar saksi memberikan keterangan yang jelas dan tidak berbelit-belit karena sudah disumpah.

Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 31 Juli 2018 dengan mendengarkan keterangan saksi yang meringankan terdakwa. 

Majelis hakim, mengingatkan jika saksi yang meringankan tidak hadir maka akan dilanjutkan dengan mendengarkan tuntutan.

Penulis: aldy. Editor: gun.