HETANEWS

Balitbang Labuhanbatu Kerja Sama dengan BPTP, Ini Isinya

Kepala Balitbang Labuhanbatu, Hobol Rangkuti saat menandatangani kerja sama. (foto/fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Labuhanbatu telah menjalin kerjsama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara tentang membangun pertanian inovatif dan berdaya saing di Kabupaten Labuhanbatu.

Ini ditandai dengan penandatanganan naskah kerjasama oleh Hobol Zulkifli Rangkuti, Kepala Balitbang Kabupaten Labuhanbatu dengan Khadijah El Ramija, Kepala BPTP Sumatera Utara.

Penandatanganan naskah kerjasama antara kedua belah pihak ini berlangsung di ruang rapat Bupati Labuhanbatu, Senin (23/7/2018) yang disaksikan dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, Esty Pancaningdiyah, Kadis Pertanian, Kadis Peternakan dan Kadis Pangan Labuhanbatu.

Naskah Kerjasama bernomor B-855/HK.230/H.12.1/07/2018 dan nomor 070/14/Litbang/I/2018 tertanggal 23 Juli 2018 ini tujuannya adalah untuk Mendapatkan kontribusi berupa pendapat/saran/masukan dari tenaga ahli/peneliti dari BPTP terhadap topik pengkajian/penelitian yang dilaksanakan oleh Balitbang Kabupaten Labuhanbatu.

Kemudian mendapatkan hasil-hasil inovasi teknologi BPTP di bidang pertanian yang dapat dilanjutkan dengan penerapan, perekayasaan maupun pengoperasiannya di Kabupaten Labuhanbatu.

Tujuan selanjutnya yaitu menjadi bahan masukan bagi perangkat daerah di Bmbidang pertanian dalam rangka pencapaian target sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam keterangannya, Kepala Balitbang Kabupaten Labuhanbatu, Hobol Zulkifli Rangkuti, menjelaskan, pembangunan pertanian inovatif dan berdaya saing di kabupaten itu memerlukan integrasi seluruh instansi terkait baik di lingkungan Pemkab Labuhanbatu maupun dengan instansi di luar Pemkab Labuhanbatu, yang dapat dituangkan dalam bentuk berbagai jenis kegiatan penelitian/pengkajian yang selalu berkembang, baik dari aspek teknis, ekonomis dan sosial yang berkelanjutan.

Menurut mantan Kepala Bappeda Labuhanbatu ini, kerja sama yang disepakati oleh kedua belah pihak adalah pelaksanaan pembangunan pertanian inovatif dan berdaya saing melalui kegiatan penelitian/pengkajian, penerapan, perekayasaan dan pengoperasian hasil-hasil inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Labuhanbatu.   

Menurutnya, hasil kerja sama ini diharapkan akan dapat dipergunakan sebagai pedoman pengembangan-pengembangan komoditas pertanian yang inovatif dan berdaya saing di Kabupaten Labuhanbatu.     

Sementara dalam menyahuti adanya kerjasama ini, Wakil Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe, mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi atas terlaksananya kerjasama itu

"Karena kita ketahui bersama selama ini khususnya di bidang pertanian belum berkembang terutama dibidang peternakan sapi, sapi kita banyak tetapi daging masih juga didatangkan dari luar," paparnya. 

“Saya akan berusaha mendorong pihak provinsi dan pusat untuk meningkatkan hasil peternakan dan pertanian di Kabupaten Labuhanbatu sehingga kedepan para petani dan peternak dapat lebih meningkatkan ekonomi keluarga atau kelompoknya,” jelas Andi Suhaimi.

Sedangkan Sekdakab Labuhanbatu, Ahmad Muflih, pada intinya menegaskan supaya alih fungsi lahan jangan terus berlanjut

"Manfaatkanlah MoU atau kerjasama ini dengan baik dan jangan coba-coba. Saya berharap hasil pengkajian yang dilakukan nantinya sudah dapat menghasilkan yang terbaik dan dapat meningkatkan pendapatan petani,"'katanya.

Penulis: fendi. Editor: gun.