HETANEWS.COM

Satpol PP Karo Dituding 'Loyo', Ini Alasannya

Trotoar dan badan jalan yang disalahgunakan di pusat bisnis jantung kota Kabanjahe. (foto/charles)

Karo, hetanews.com- Tim penertiban Satpol PP Kabupaten Karo, dituding loyo. Pasalnya, belakangan ini di sejumlah lokasi badan jalan, baik di kota Kabanjahe maupun di kota wisata Berastagi, pedagang marak kembali berjualan di atas badan jalan dan tidak kunjung ditertibkan.

“Seharusnya, tim penertiban Satpol PP tegas dan jangan pilih kasih, yang salah tetap salah, jangan hari ini ditertibkan, besok yang lainnya bebas berjualan, di tempat terlarang, berarti mereka loyo,” sebut Enita Febrina br Tarigan, seorang warga Kabanjahe yang sedang melintas di Jalan Kapten Bangsi Sembiring, kepada wartawan, Minggu (22/7/2018).

Belakangan ini sejumlah ruas badan jalan termasuk trotoar di kota Kabanjahe banyak yang beralih fungsi. Hal seperti itu bisa dilihat di Jalan Mumah Purba, bukan lagi cuma trotoar yang “dicaplok” jadi tempat jualan, bahkan badan jalan digunakan untuk sarana perbengkelan, bisnis doorsmer sepeda motor.

Demikian juga di Jalan Wagimin, banyak oknum warga memanfaatkan badan jalan sarana berjualan.

Hal yang sama bisa disaksikan di Jalan Letnan Abdul Kadir, Jalan Veteran, Jalan Kapten Pala Bangun, Jalan Kapten Selamat Ketaren, Jalan Pahlawan dan lainnya. Parahnya lagi, kanopi rumah toko sudah melewati batas standar yang menjorok ke badan jalan. Hampir di semua ruas jalan kanopi yang menyalahi bisa kita lihat. Anehnya, hal seperti itu tidak menjadi perhatian Satpol PP Kabupaten Karo, termasuk Dinas Perijinan Pemkab Karo. Tak pelak lagi banyak yang bilang kota ini layaknya “kota cowboy”.

Hal yang sama dikatakan salah seorang pedagang kaki lima, di Jalan Kapten Pala Bangun. Pedagang yang enggan menyebutkan identitasnya itu, menuding keras Satpol PP Karo pilih bulu. Ada yang ditertibkan, ada lagi yang tidak ditertibkan. “Anehnya, yang lain bisa berjualan sembarangan, sementara yang lainnya tidak bisa, berarti ini peraturan asal-asalan,” lontar sejumlah pedagang lainnya.

Demikian juga di jalan utama kota wisata Berastagi. Kesemrautan kota Berastagi dari para PKL yang berjualan di sembarang tempat tidak menjadi perhatian Satpol PP Kabupaten Karo. “Mereka (Satpol PP) tidak berdaya menertibkan para PKL yang semena-mena berjualan memanfaatkan trotoar dan badan jalan, hal ini supaya menjadi perhatian serius Bupati Karo,”ujarnya.

Karena biar bagaimana pun, jika anak buah bupati tidak mampu melaksanakan tugasnya sesuai tupoksinya, Bupati Karo lah yang menjadi sasaran kritikan warga. Kalau tahu stafnya tidak mampu, ya diganti saja, jangan dilama-lamakan, kecam sejumlah warga.

Kalau saja, Kepala Satpol PP-nya kreatif, bisa saja berkolaborasi dengan Dinas Perijinan maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Karo, jangan hanya diam tanpa ada upaya menertibkan. Selaku penegak dan pengawal peraturan daerah (perda), harusnya Satpol PP gencar melakukan penertiban dan penegakan aturan.

Selain mengganggu lalu lintas, keberadaan pedagang yang memanfaatkan badan jalan kembali menambah kesemrawutan dalam kota Kabanjahe, Tigapanah, Merek dan Berastagi yang menjadi lintasan Jalan Nasional di Kabupaten Karo.

Para pedagang dengan mudah menambah lapak daganganya di atas badan jalan, termasuk penyalahgunaan trotoar. Semestinya hal-hal seperti ini yang perlu ditertibakan secara rutin, sehingga kawasan jalan, nyaman, tertib, bersih dan tidak semrawut, tegasnya.

Pantauan wartawan, selain trotoar dan badan jalan di kota Kabanjahe dan Berastagi yang disalahgunakan, banyak juga warung remang-remang, di sejumlah lokasi yang tidak menjadi perhatian Satpol PP Kabupaten Karo. Demikian juga reklame tanpa izin atau izinnya telah kadaluarsa, banyak berdiri plank bilboard yang tanpa izin tapi luput dari tindakan Satpol PP Kabupaten Karo. Tak pelak, hal itu berimbas kepada ‘bocornya’ PAD Kabupaten Karo.

Penulis: charles. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan