HETANEWS

3 Pasar Kecamatan Bantuan Pemerintah Pusat Tidak Terurus, 2 Perusahaan Daerah Ini Dipertanyakan

Sejumlah pegawai Pasar Horas melakukan pembersihan Pasar Tozai Baru, akhir September 2016, lalu. (foto/hugs)

Siantar, hetanews.com- Pemko Siantar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pada tahun 2017, lalu, menerima bantuan dari Kementerian Perindustrian dan Perdangan untuk membangun 3 pasar tradisional di Kota Siantar. Saat ini, 3 pasar tersebut telah berdiri, namun pengelolaannya tidak berjalan.

Adapun 3 pasar tradisional tersebut, yakni, Pasar Tozai di Kecamatan Siantar Sitalasari, Pasar Sibatubatu dan Pasar Sumber Jaya, di Kecamatan Siantar Martoba. 

Pembangunan pasar tersebut, bersumber dari dana APBN tahun 2017, masing-masing Rp 1,7 miliar untuk Pasar Tozai dan sekitar Rp 1,3 miliar untuk Pasar Sibatubatu dan Pasar Sumber Jaya.

Pengerjaan 3 pasar tersebut, dimulai pada September 2017, lalu. Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aneka Usaha (PD PAUS) akan menjadi pengelola ketiga pasar tersebut.

Pasar Tozai dikelola PD PHJ, sementara Pasar Sibatubatu dan Pasar Sumber Jaya, dikelola PD PAUS. Sejumlah pertanyaan warga terkait kondisi 3 pasar yang saat ini belum difungsikan secara maksimal, dijawab oleh Sekretaris Daerah Kota Siantar, Budi Utari.

Budi Utari dihadapan sejumlah wartawan usai menghadiri pelantikan pejabat Eselon III dan IV, di Balaikota Siantar, mengakui, jika Pemko Siantar berencana untuk kembali mengaktifkan pasar tersebut.

"Lagi kita analisa. Untuk kebutuhan itu, kita serahkan ke bendahara PD PAUS sama PD PHJ. Nanti kalau selesai kita segera tempati pasarnya,"ucapnya, Jumat, 20 Juli 2018, lalu.

Pembangunan ketiga pasar dimulai, pada Rabu, 27 September 2017, ditandai dengan kunjungan lokasi oleh pihak Disperindag, selaku pengelola proyek pembangunan serta perusahaan daerah yang akan mengelola ketiga pasar tradisional nantinya.

Pasar Tozai yang sebelumnya sudah ada, dilakukan penambahan. “Jadi, sebelum pasar baru ini jadi, kita sudah menyediakan fasilitas air dan toilet,”kata Setia Siagian, menjabat Direktur Umum PD PHJ, waktu itu.

Setia Siagian memastikan pihaknya akan menawarkan kios kepada pedagang secara terbuka dan selektif. Misalnya, pedagang yang berjualan satu jenis dagangan akan diusahakan menempati kios berdampingan.

Penulis: gee. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.