HETANEWS.COM

Nasabah Bakar Kantor Mandiri Tunas Finance, Polisi Selidiki Proses Penarikan Kendaraan

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira.

Medan, hetanews.com - Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira menuturkan, akan menyelidiki proses penarikan kendaraan oleh Mandiri Tunas Finance (MTF).

Bila terbukti melanggar prosedur, dirinya bakal menindak tegas debt collector yang terlibat.

"Kami akan melakukan tindakan tegas kepada debt collector yang melakukan upaya kekerasan dalam mengambil kendaraan nasabah," ujar Putu Yudha yang dikomfirmasi terkait pembakaran kantor MTF Jalan Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Jumat (20/7/2018) siang. 

Dijelaskan Putu, perusahaan leasing tidak berwenang melakukan eksekusi, seperti penarikan kendaraan. Eksekusi hanya boleh dilakukan dengan putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Hal itu sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Di mana pihak leasing tidak dapat menarik kendaraan tanpa ada putusan resmi dari Pengadilan. Eksekusi haruslah dilakukan oleh badan penilai harga yang resmi atau Badan Pelelangan Umum (BPU). 

"Artinya, jika terjadi penarikan motor oleh pihak leasing tanpa menunjukkan sertifikat jaminan Fidusia, itu merupakan perbuatan melawan hukum," tegas Putu.

Perlu diketahui, kantor perusahaan MTF dibakar oleh nasabahnya yang terlibat kredit macet, Yos Agus Lumbanbatu (YAL). 

Warga Jalan Masjid Taufik ini tak terima mobil Daihatsu Gran Max pick up yang dikreditnya ditarik pihak leasing kemudian dilelang. YAL kemudian membeli 2 botol Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kembali ke kantor MTF.

Disitu YAL mengguyur dirinya dengan BBM yang dibeli. Sebahagian disiram ke areal lantai satu gedung. Kemudian ia menyulut api dan membakar dirinya serta gedung MTF.

Penulis: tim. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan