Karo, hetanews.com-  Akhirnya perjuangan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, membuahkan hasil. Setelah memohon bantuan alat dan mesin pertanian ke Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementan RI,  1 unit mesin Excavator merk Pindad buatan TNI bantuan Kementan RI  untuk para petani terdampak bencana erupsi gunung Sinabung, Kamis (19/7/2018) telah tiba di Karo yang ditempatkan di Work Shop (Pool Excavator), Komplek Perumahan Korpri, Desa Korpri, Kecamatan Berastagi.

Dikatakan Bupati, bantuan excavator untuk para petani terdampak Sinabung bisa didapat berkat hasil lobi-lobinya ke Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementan RI melalui surat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Sarjana Purba.

“Surat permohonan bantuan saat itu bernomor 520/1852/Pertanian/2018 tanggal 05 Juli 2018 yang ditujukan kepada  Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian Cq Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Jumat (6/7/2018) lalu. Saat itu kita mengajukan 2 alat excavator, namun hanya direalisasikan 1 unit,”ujar Bupati didampingi Kadis Pertanian, Sarjana Purba dan Kepala PUPR, Paten Purba, Jumat (20/7/2018) saat melihat-lihat mesin pertanian tersebut.

Meskipun hanya 1 unit, kita patut bersyukur dan mengapresiasi kerja keras Kadis Pertanian  yang terus menerus mengikuti perkembangan bantuan yang telah diajukan. Sehingga membuahkan hasil, kata Bupati.

“Apa yang sudah ada dan dilakukan Dinas Pertanian ini, sangat membanggakan. Ini bukan memuji, tapi ini perlu dijadikan sebagai pelajaran atau contoh bagi dinas yang lain untuk mengikuti jejak Dinas Pertanian. Pro-aktif yang kita perlukan karena terus mengikuti perkembangan jika ada usulan ke pusat,”sebut Bupati yang terkesan memuji.

Sebab, sambung Terkelin lagi, jika tidak diikuti perkembangan usulan tersebut, sampai komputer beranakpun , surat itu tidak akan direalisasikan atau diperhatikan. “Nah itulah yang menjadi maksud saya. Agar dinas itu harus pro-aktif dalam bekerja, ihklas, dan tidak kerja ngasal. Apalagi hidup ini adalah kesempatan, jadi berbuatlah baik dan menjadi berkat bagi masyarakat,”tutupnya.

Sementara Kadis Pertanian, Sarjana Purba mengatakan, usulan bantuan alat dan mesin pertanian tersebut guna membantu pengerukan sedimen dan sejumlah lahan pertanian terdampak debu vulkanik. Sebab, setiap erupsi Sinabung lahan pertanian dan irigasi selalu mengalami kerusakan.

“Mengatasi hal itu, tentunya dibutuhkan excavator. Namun untuk sementara alat ini belum dapat kita operasikan. Kita masih menunggu tim dari pusat untuk mengadakan pelatihan operator excavator. Kalau sudah dilatih baru kita operasikan. Mungkin sebulan lagi tim pusat sudah datang setelah kita berkoordinasi. Sedangkan teknisnya, seperti biaya operator akan dibicarakan lagi dengan Dinas PUPR. Jika diluar dinas atau masyarakat yang membutuhkan, maka biaya operasionalnya ditanggung masyarakat,”terang Sarjana.