Mon 20 Aug 2018

Inilah Nasabah yang Mencoba Membakar Kantor Leasing setelah Mobilnya Ditarik

Legal Mandiri Tunas Finance Roni Marshada Manik. Tribun Medan/Dimaz

Medan, hetanews.com - Leasing Mandiri Tunas Finance memberikan keterangan terkait percobaan pembakaran mereka di Jalan Ringroad Pasar II Medan, yang diduga dilakukan customer kecewa mobilnya ditarik.

Legal Mandiri Tunas Finance, Roni Marshada Manik membenarkan terduga pelaku adalah nasabah yang mobilnya ditarik

"Pelaku membawa bensin yang ditaruh di dalam botol yang sudah dia siapkan semua. Lalu dia coba membakar gedung dengan mancis yang sudah dipersiapkannya," kata Roni, Jumat (20/7/2018).

Ia menceritakan, bahwa seketika itu juga korban yang masih dalam keadaan emosi langsung membakar botol minuman berisi pertalite yang ternyata sempat menyambar ke badan pelaku.

Percobaan pembakaran dilakukan pelaku Yos Agus Lumbanbatu  (YAL) warga Jalan Masjid Taufik karena terkait penarikan mobil pelaku pada Juni 2018, yaitu mobil pikap Daihatsu Grandmax warna hitam.

"Korban dari karyawan ada 3 orang yang saat ini sedang dirawat di RS Margareth," katanya.

Lebih lanjut, terkait berapa bulan nasabah/pelaku menunggak berapa bulan? Pihak Legal Mandiri Tunas Finance belum mengetahui, karena dalam penanganan mobil sudah ditarik dan sudah di lelang.

"Tapi tadi pelaku datang sudah menyiapkan BB untuk membakar gedung," katanya.

Apakah sebelumnya pelaku sudah pernah datang atau belum, Roni tak mengetahui hal tersebut. Menurutnya pelaku baru hanya tadi datang tiba-tiba.

Kantor Mandiri Tunas Finance terbakar.

"Untuk sementara kantor di sini tidak akan beroperasi, tapi pihak manajemen kemungkinan kantor lain di cabang Medan 2," jelas Roni.

Roni mengatakan bahwa setelah kendaraan itu ditarik, debitur/pelaku YAL sempat diberi kesempatan 2 minggu untuk menyelesaikan tunggakannya.

Namun YAL tidak melakukannya, sehingga pihak Mandiri Tunas Finance terpaksa melakukan pelelangan terhadap mobil tersebut.

"Kita sempat beri tempo 2 Minggu kepada YAL untuk menyelesaikan mobil yang ditarik untuk ditebus," kata Roni.

"Tapi dia tidak menggubris. Minggu pertama diberikan dispensasi suruh melunasi nggak digubris. Minggu kedua diberikan waktu kembali tapi pelaku tidak mau melunasi juga. Akhirnya pihak Debt Collector dari Mandiri Tunas Finance menarik mobilnya."

Lebih lanjut, Roni menjelaskan bahwa debitur/pelaku tadi datang rencananya mau minta mobilnya agar dikembalikan. Tapi tidak bisa diberikan pihak kota begitu saja.

"Dia datang mau minta mobilnya dikembalikan, tapi dia nggak mau bayar. Ya nggak mungkin kan diberikan. Sementara mobil sudah dilelang," ujarnya

Soal jumlah korban, informasi Roni berbeda keterangan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi.   

"Ada empat orang yang dirawat di rumah sakit. Keempat korban adalah karyawan Mandiri Finance. Pelaku yang diduga mencoba membakar kantor leasing itu melarikan diri," ucap Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi di depan RSU Tere Margareth.

Sambung Yasir, kondisi pasien masih dirawat intensif karena memiliki luka bakar cukup serius.

"Korban masih dirawat intensif, karena memiliki luka bakar yang cukup serius," ucapnya lagi.

Data yang didapat  tiga korban masih dirawat intensif dan satu orang sedang dioperasi.

"Satu orang sedang dioperasi karena luka bakar yang dialami mencapai 70 persen. Sedangkan, tiga orang berada di lantai satu, juga sedang dirawat intensif dan mengalami luka bakar 40 - 60 persen," ucap seorang perawat Rumah Sakit Tere Margareth.

Identitas korban yang didapat:

Antogani Simanjuntak (35)m warga Jalan Dusun 1, Desa Pematang Lalang, Kabupaten Deliserdang

Charlin Siagian (33)m warga Jalan AH Nasution, Gang Permai, Kecamatan Medan Johor 

Dian Pardede (32)m warga Jalan Dusun 1 Desa Pematang Lalang, Kabupaten Deliserdang, 

Ajri Kalisman, warga Jalan Rawa 2, gang Melayu.

Hingga saat ini keempat korban masih dirawat intensif oleh pihak RSU Tere Margareth.

Kompol Yasir sebut terduga satu orang dan sedang didalami untuk melakukan pengejaran.

 Kebakaran terjadi di kantor leasing Mandiri Tunas Finance Jalan Ringroad, Kelurahan Tanjung Sari, Kota Medan, Jumat (20/7/2018).

Warga sekitar berbondong -bondong melihat peristiwa kebakaran tersebut.

Warga Jalan Ringroad, Permadi mengatakan, bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi karena ada seorang yang masuk ke dalam kantor Mandiri Tunas Finance membawa jerigen berisi mencoba membakar gedung.

Kuat dugaan seorang nasabah tidak senang mobilnya ditarik oleh pihak leasing hingga dia nekat untuk membakar kantor tersebut.

Akibat peristiwa kebakaran ini tiga orang jadi korban dan kini masih dirawat di masuk rumah sakit karena mengalami luka bakar.

"Ada tiga orang tadi ku lihat. Dua orang masuk rumah sakit. Yang saya dengar ada orang bawa bensin dan bakar diri. Terus melarikan diri," ucapnya.

Permadi yang kebetulan lewat dari Kantor Mandiri Tunas Finance itu mengucapkan, bahwa seorang telah melarikan diri diduga pelaku yang melakukan pembakaran terhadap kantor tersebut.

"Pokoknya ada dua orang tadi. Kedua kakinya sudah terbakar, dan langsung dilarikan ke rumah sakit," ucapnya lagi .

 

 

sumber : tribun-medan.com

Penulis: -. Editor: gun.