Siantar, hetanews.com - Orangutan yang berhasil ditemukan warga Dairi telah diserahkan ke Taman Hewan Pematang Siantar (THPS), Jumat (13/7/2018), lalu.

Demikian dikatakan Manager THPS, Khoiruddin  kepada wartawan, Selasa (17/7/2018).       

"Setelah diinformasikan ke THPS, kita langsung menjemput hewan yang dilindungi itu untuk penyelamatan," kata Khoiruddin, namun telah berkoordinasi dengan KSDA bidang 1 dan KSDA bidang 2.

Dijelaskan, Taman Hewan yang juga merupakan Lembaga Konservasi (LK) dengan fungsi utamanya penyelamatan satwa.

"Jadi kita bekerja sesuai tugas yang mengacu dengan peraturan perundang-undangan tentang konservasi," tambahnya.

Temuan warga Dairi tersebut sudah diberi nama Boncel yang merupakan orangutan jantan, diperkirakan berusia 3-4 tahun dan Ina nama untuk orangutan betina yang diperkirakan berusia 8-9 tahun.       

Sesuai pantauan wartawan, setelah lebih kurang 5 hari berada di THPS, hewan langka dan dilindungi ini merasa nyaman. Terlihat kedua hewan itu bergelantungan kesana kemari.        

Khoir juga menjelaskan, secara fisik jenis primata orang utan Sumatera itu sehat setelah diperiksa oleh dokter hewan dan ahli orangutan. "Kita akan berupaya memberikan yang terbaik buat satwa ini," jelasnya.      

Terkait adanya surat BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Sumut agar satwa ini diserahkan ke LK pusat rehabilitasi, di Sibolangit, pihak THPS akan membalas surat tersebut. Juga meminta kepada pihak terkait agar primata jenis orangutan itu tetap berada di THPS. Karena THPS juga merupakan Lembaga Konservasi.

Karena pihak THPS tidak mau peristiwa lalu terulang lagi. Harimau Sumatera yang sudah ditemukan warga, dirawat dan diberi pengobatan, makanan dan sudah betah di THPS harus diambil LK lain. Lalu beberapa tahun kemudian harimau tersebut telah pindah ke daerah lain di luar Sumatera.        

"Alangkah baiknya hewan langka dan dilindungi asal Sumatera tetap aman dan nyaman di LK yang dikelola orang Sumatera, orang Indonesia, bukan asing, seperti pusat rehabilitasi di Sibolangit yang dikelola pihak asing," tegas Khoir.       

Seorang warga Siantar bermarga Sinaga yang ditanya wartawan terkait orangutan yang diserahkan warga Dairi ke THPS mengatakan, sudah pasti primata itu akan nyaman dan sehat. Karena Taman Hewan Siantar sangat terawat, bersih dan mempunyai tenaga ahli dan dokter yang setiap saat bisa mengontrol kondisi kesehatan dan perkembangan satwa.       

"Selain itu, kita bangga dengan banyaknya koleksi satwa di THPS yang menjadi destinasi wisata dan pusat penelitian di Siantar, bahkan nasional," katanya.