Siantar, hetanews.com - Ketua DPD Partai Demokrat Siantar Togar Sitorus memastikan anggota DPRD Siantar dari Fraksi Demokrat Ronal Tampubolon tidak ikut maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 nanti.

Sebagai konsekuensi ketidak ikut sertaan Ronal Tampubolon maju dari Partai Demokrat, pihaknya akan mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Togar Sitorus yang ditemui usai penyerahan berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Demokrat ke KPUD Siantar, Selasa (17/7/2018) menyampaikan, dari 6 anggota Fraksi Demokrat yang duduk di DPRD Siantar hanya 5 yang maju untuk pemilihan legislatif 2019. Satu orang lagi merupakan Ronal Tampubolon yang saat ini duduk sebagai anggota Komisi III DPRD.

Meskipun demikian, kata Togar, Ronal Tampubolon sampai saat ini belum menyerahkan surat pengunduran dirinya. 

"Sikap Demokrat, kita akan meminta klarifikasi. Surat pengunduran tidak ada. Kalau tidak ada pengunduran diri, maka kita lihat dulu. Dia pindah ke partai mana," ungkapnya.

Rencana untuk klarifikasi, sambung Wakil Wali Kota Siantar itu, pihaknya telah berupaya untuk melakukan komunikasi via telepon melalui Sekretariat kepada yang bersangkutan. 

"Kalau pindah partai, tetap ada konsekuensinya. kita kan tau sendiri. Berarti dia (Ronal Tampubolon) kan sudah tidak berhak lagi duduk di DPRD. Jadi di PAW. Kita akan ajukan proses PAW nya. Dia harus legowo ya," tukasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPD Partai Demokrat Siantar, Ilham Sinaga menyampaikan, Pileg 2019 nanti pihaknya menargetkan 10 persen atau 9 kursi untuk DPRD Kota Siantar. 

Adapaun Bacaleg yang maju di pemilihan legislatif 2019 nanti, Dapil I 10 orang, 3 orang di antaranya perempuan, Dapil II 9 orang  3 di antaranya perempuan, dan Dapil III 11 orang, 6 diantaranya perempuan dan selebihnya laki-laki.

"Jadi untuk kuota perempuan ada 11 orang selebihnya laki-laki. Untuk target kursi kita pastikan 10 persen," jelasnya.