HETANEWS

Terungkap, Mayat Perempuan yang Mengambang di Sungai Padang Bernama Sufia

Mayat korban saat dievakuasi polisi yang ditemukan warga saat menambang, di Sungai Padang. (foto/juntak)

Tebingtinggi, hetanews.com- Terungkap teka - teki identitas mayat manita yang ditemukan pasutri, J Simbolon(58) dan R boru Nainggolan (63), warga bantaran Sungai Padang saat sedang mencari cacing pada Jumat (13/7/2018), sekira pukul 11.30 WIB.

Identitas mayat yang mengambang di sungai Padang, Kampung Keling, Jalan Buah, Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi itu, ternyata bernama Sufia (46), warga Jalan Soekarno Hatta, Gang Tembaga, Lingkungan III, Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi .

Saat pertama kali mayat ditemukan, tak seorang pun warga sekitar yang mengenali jasad korban. Namun, setelah korban dibawa dan berada di ruang instalasi jenazah RSUD Kumpulan Pane Tebingtinggi, kemudian datang pihak keluarga korban yang mengaku mendapat informasi tentang adanya penemuan mayat di aliran Sungai Padang. 

Setelah  tiba di ruang instalasi jenazah RSUD, selanjutnya pihak keluarga memeriksa dan melihat pakaian yang dikenakan dan ciri-ciri fisik korban. Setelah diperiksa, pihak keluarga memastikan jika korban adalah Sufia. 

Mayat korban saat dievakuasi polisi yang ditemukan warga saat menambang, di Sungai Padang. (foto/juntak)

Sumiati (53), kakak korban, saat di ruang instalasi jenazah mengatakan, korban sudah lama mengidap penyakit gangguan jiwa dan 3 hari tidak pulang ke rumah.

"Meskipun korban sakit, namun setiap hari keluyuran, tetapi dia tetap pulang ke rumah," ujarnya.

Namun dalam 3 hari ini, korban tidak pulang ke rumah dan sudah dicari keluarga kemana-mana. Ternyata korban tidak juga ditemukan. 

"Karena dia mengalami sakit ingatan, kami juga sudah mencoba mencari ke kantor Dinas Sosial (Dinsos), Polsek dan Satpol PP, tapi tidak ketemu," ujarnya. 

Baca Juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Padang

Begitu mendengar ada penemuan mayat hanyut dan mengapung di Sungai Padang, Sumiati menuturkan, pihak keluarga langsung ke RSUD Kumpulan Pane untuk mencari tau.

"Setelah kami lihat dan teliti, ternyata benar, korban adalah Sufia, adik saya," jelasnya sambil terisak-isak.

Terpisah, Wakapolsek Rambutan, Iptu Arnol Sitorus yang datang ke ruang instalasi jenazah kepada wartawan, membenarkan, jika mayat yang ditemukan itu adalah Sufia.

"Pengakuan dari  pihak keluarga, korban sudah lama menderita penyakit gangguan jiwa. Dan dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Satreskrim Polres Tebingtinggi terhadap jasad korban, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelasnya.

Karena pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi, selanjutnya jasad korban diserahkan untuk dikebumikan.

Penulis: tim. Editor: gun.