Wed 14 Nov 2018

Perkosa ABG India, 7 Orang Termasuk Kepala Sekolah Ditangkap

Kasus pemerkosaan masih marak di India dan seringkali memicu protes publik (REUTERS/Danish Siddiqui)

New Delhi, hetanews.com- Kepolisian India menangkap tujuh orang atas dugaan pemerkosaan dan pemerasan terhadap seorang remaja putri selama berbulan-bulan. Terdapat seorang kepala sekolah dan seorang guru di antara tersangka yang ditangkap.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (11/7/2018), para tersangka yang ditangkap terdiri atas lima siswa, seorang guru dan seorang kepala sekolah ini ditangkap di wilayah Bihar, pada Selasa (10/7) waktu setempat. Kasus ini menambah panjang daftar kasus pemerkosaan yang marak di India.

Penangkapan dilakukan setelah korban yang seorang remaja putri berusia 15 tahun melapor ke polisi setempat, pekan lalu.

Kepala kepolisian distrik setempat, Har Kishore Rai, menyatakan korban mengakui dirinya diperkosa oleh para siswa di toilet sekolah pada Desember 2017. Menurut korban, tindak kekerasan seksual itu terus berlanjut selama tujuh bulan.

Ditambahkan Rai bahwa korban juga mengaku diperkosa oleh sang kepala sekolah dan dua guru saat dia melaporkan insiden itu kepada mereka.

"Korban menuturkan bahwa dalam periode tujuh bulan, sebanyak 19 orang melakukan pemerkosaan terhadapnya," ungkap Rai. Dari jumlah itu, sebanyak 16 pelaku pemerkosaan merupakan siswa satu sekolah korban.

"Penyelidikan masih berlangsung, kami sedang mencari bukti terhadap setiap tertuduh," imbuhnya.

Kasus ini menuai kecaman publik. Kelompok oposisi di Bihar menyalahkan pemerintahan setempat yang dianggap gagal melindungi anak perempuan dan wanita. "Bayangkan seorang gadis di bawah umur diperkosa oleh kepala sekolah dan sejumlah guru bersama teman-teman sekelasnya. Bagaimana Anda akan menilai penegakan hukum di Bihar?" tegas Shakti Yadav selaku juru bicara partai oposisi, Rashtriya Janata Dal.

Secara terpisah, pejabat wilayah Bihar, Arun Kumar, menyatakan otoritas sekolah telah diminta 'untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan murid-murid perempuan'.


Sumber : Detik.Com

Penulis: -. Editor: gun.