Tue 17 Jul 2018

Dicurigai Pelihara Begu Ganjang, Pria Gondrong Ini Dianiaya Warga dan Rusak Rumah

Korban Wasda Nainggolan menderita luka lebam akibat dianiaya warga. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Wasda Nainggolan  (27), wiraswasta, warga Jalan Sungai Tiram No 103, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Periuk, Jakarta Utara, tidak terima dianiaya hingga wajahnya lebam dan rumahnya dihancurkan massa.

Penganiayaan yang dialaminya diadukan pada Rabu (11/7/2018) dengan mendatangi Polsek Dolok Panribuan.

Kejadiannya Rabu (11/7/ 2018), sekira pukul 03.00 WIB, di Dusun Siatasan,  Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Ada beberapa nama yang diduga pelaku penganiayaan tersebut, yaitu, Daulat Manik (20), petani, warga Dusun Siatasan, Nagori, Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Albert Manik (24), petani dan Manimbul Sidabutar (40), masing-masing warga Dusun Siatasan, Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Kronologisnya, pada Selasa (10/7/2018), sekira pukul 23.30 WIB, datang Gamot Siatasan, Jimmi Sirait, ke rumah bibi korban, bernama Mama Meri br Nainggolan.

Lalu Gamot bertanya kepada korban, 'siapa kau?'. Lalu dijawab korban "yang punya rumah ini adalah bibi kù'.

Kemudian Gamot mengatakan, bahwa ada laporan dari masyarakat, bahwa pemilik rumah ini pelihara begu ganjang (hantu,red). Dan selanjutnya Gamot meninggalkan rumah tersebut.

Kondisi rumah yang dirusak warga karena isu begu ganjang. (foto/zai)

Kemudian pada pukul 03.00 WIB, warga beramai-ramai datang ke rumah Mama Meri br Nainggolan. Kemudian mengajak korban Wasda Nainggolan dan Mama Meri br Nainggolan ke warung marga Sitio untuk membicarakan isu begu ganjang.

Selanjutnya sesudah selesai pembicaraan itu, korban pulang ke rumah Mama Meri. Namun ketika tiba di rumah tersebut, ternyata warga datang kembali guna menyeret korban dari dalam rumah.

Korban yang memiliki rambut gondrong itu pun dipukuli dan diikat di luar dengan tali. Selanjutnya pihak Kepolisian datang dan membawa korban ke Puskesmas untuk berobat.

Selanjut personil Polsek Tiga Dolok mengecek TKP dan ditemukan 2 unit bangunan rumah permanen serta barang- barang yang ada dalamnya dan 1 unit bangunan/kedai, serta  2 unit sepeda motor sudah dirusaki warga.

Diketahui pemilik rumah yang rusak itu sudah pergi menuju Siantar, atas nama Hasmaron Sidabutar dan  lmilik Daniel Sidabutar (1 unit rumah dan kios/bengkel serta sepeda motor miliknya).

 

Penulis: Zai. Editor: gun.