Thu 15 Nov 2018

Miliki 1 Paket Sabu, Seorang Supir Diganjar 6 Tahun Penjara

Suasana pembacaan putusan oleh hakim atas terpidana Esron Samosir. (foto/pranoto)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis sabu, Esron Samosir (45), divonis 6 tahun penjara, denda Rp 800 juta subsider 4 bulan penjara, karena terbukti melanggar pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Vonis tersebut dibacakan ketua majelis hakim, Vita Sipayung, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (10/7/2018).

“Menjatuhi pidana kepada terdakwa dengan hukuman penjara selama 6 tahun denda Rp 800 juta. Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayarkan, maka diganti kurungan penjara selama 4 bulan,” kata hakim.

Vonis hakim ini lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa, Rahma Hayati Sinaga, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dia menuntut terpidana dengan hukuman penjara selama 7 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara.

Menanggapi putusan tersebut, terpidana Esron berencana akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Medan. Warga jalan Kabanjahe, Kelurahan Toba, Kecamatan Siantar Selatan ini juga terlihat menangis di hadapan ketiga anaknya sesaat setelah mendengar vonis majelis hakim.

Sebelumnya, Esron yang diketahui berprofesi sebagai supir ini ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar, pada 8 Februari lalu saat dalam perjalanan menuju Jalan Rikardo Siahaan, Kecamatan Siantar Selatan.

Dalam penangkapan itu, petugas menemukan barang bukti berupa 1 paket narkotika jenis sabu seberat 0,10 gram.

Penulis: pranoto. Editor: gun.