Tue 17 Jul 2018

Curi Lembu Pakai Avanza, Diyon Diganjar 2 Tahun

Terdakwa digiring jaksa menuju ruang tahanan sementara usai divonis 2 tahun. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com - Kabur selama 9 bulan, terdakwa Sudi Hartayon alias Diyon, yang terbukti mencuri lembu, akhirnya divonis 2 tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (11/7/2018).  

Vonis majelis hakim pimpinan Novarina Manurung lebih ringan dari tuntutan jaksa Barry Sugiharto, yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 3 tahun. Hakim dan jaksa, sependapat mempersalahkan terdakwa dengan pasal 363 (1) ke 4 KUHP.  

Diyon terbukti mencuri lembu jantan warna kembang durian milik Saniman alias Gepeng. Perbuatan itu dilakukan terdakwa bersama - sama dengan Nio Defrayudi Damanik alias Yudi dan Fadil (sudah terhukum), pada Senin, 5 Juni 2017.

Dengan menggunakan mobil Avanza yang dirental, Diyon memasukkan 1 ekor lembu jantan ke dalam mobil, dengan lebih dulu melipat bangku tengah. 

Lembu milik Pak Saniman dicuri, di areal perkebunan kelapa sawit Simpang Bahagia Div. Sugaran, Kebun Bah Lias. Ide mencuri lembu dari terdakwa Diyon, yang mengatakan, tidak punya uang setelah merental mobil. 

Saat di tengah perjalanan, Diyon mengajak Yudi dan Fadil untuk mencuri lembu. Setelah berhasil memasukkan lembu, Yudi langsung tancap gas hingga berjarak 3 meter.  

Namun naas, perbuatan para terdakwa diteriaki oleh saksi Supri dan Sarijan 'maling-maling', sehingga banyak massa berdatangan. Karena gugup mengendarai mobil, maka posisi Yudi digantikan Diyon dan mobil Avanza pun masuk ke parit. 

Terdakwa berhasil kabur, sedangkan Yudi dan Fadil terperangkap di dalam mobil. Terdakwa pun ditangkap pada Minggu, 18 Maret 2018, pukul 23.00 WIB, di rumahnya, di Kampung Bandar Hataran, Kecamatan Bandar.

Penulis: ay. Editor: gun.