Mon 20 Aug 2018

Tragedi di Toba Nyaris Terulang, KM Roma Parsaulian Terombang-ambing Tali Kemudi Putus

KM Roma Parsaulian ditarik oleh kapal milik PT Aquafarm setelah terombang-ambing di Danau Toba karena tali kemudinya putus dan diterpa badai

Simalungun, hetanews.com - Belum usai ingatan soal tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba yang menelan korban seratusan jiwa penumpang, kini terjadi lagi masalah kecelakaan kapal di Danau Toba.

Kapal KM Roma Parsaulian mengangkut puluhan penumpang, nyaris karam setelah tali kemudinya putus di dekat Pantai Horsik, Kabupaten Toba Samosir, Selasa (10/7/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapal terombang ambing akibat cuaca buruk dan hantaman angin kencang mengakibatkan ombak besar.

Kapal KM Roma Parsaulian berlayar dari pelabuhan Nainggolan, Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Tobasa.

Dengan waktu cepat, kapal milik PT Aquafarm yang kebetulan tidak jauh dari lokasi KM Roma Parsaulian terombang ambing berhasil menyelamatkan dan menarik ke Pelabuhan Ajibata.

Dalam foto yang beredar tampak kapal KM Roma Parsaulian diikat dengan tali. Adanya peristiwa KM Roma Parsaulian terombang ambing di danau, diakui oleh Koordinator SAR Danau Toba, Torang M Hutahaean.

"Saat kejadian KM Roma Parsaulian sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Nainggolan, Samosir menuju Ajibata, Toba Samosir. Kapal itu mengangkut puluhan orang rombongan pesta. Semua penumapang selamat," kata Torang.

Torang melanjutkan, akibat putusnya tali kemudi, kapal tidak dapat dikendalikan. Sementara ombak dan angin cukup kencang saat itu.

"Pas di Horsik sekitar pukul 11.00 tadi ada laporan warga datang langsung ke Kapal 412 (KM SAR 412) ada putus kemudi nggak bisa bergerak. Saat itu kondisi cuaca berangin dan bergelombang tapi mediumlah,” kata Torang, Selasa (10/7/2018).

Ia menambahkan, bahwa Tim SAR langsung bergerak ke lokasi. Mereka juga menghubungi KM bunda dan kapal milik Aquafarm untuk menuju ke sana menarik kapal itu.

"Karena kapal kita enggak muat, penumpang dievakuasi ke KM Bunda dan kapal Aquafarm. tadi Sebagian pakai pelampung, sebagian tidak. Semua penumpang selamat,” ujar Torang.

Lebih lanjut, setelah diselamatkan dan dibawa ke pinggir Danau, para penumpang melanjutkan perjalanan ke Ajibata.

Mereka menggunakan angkutan darat. Karena putusnya tali kemudi KM Roma Parsaulian ini memantik kekhawatiran baru mengenai keamanan transportasi di perairan Danau Toba.

Sebelumnya, KM Sinar Bangun yang juga disebut mengalami putus tali kemudi, hingga terbalik dan karam dalam pelayaran dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun, Senin (18/6/2018) lalu.

Kapal itu diperkirakan membawa hampir 200 penumpang dan puluhan sepeda motor. Dari jumlah itu, baru 24 orang yang ikut dalam kapal telah ditemukan, dan 3 di antaranya dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara 164 yang korban lainnya, masih dinyatakan hilang bersama kapal KM Sinar Bangun tersebut.

 

sumbet : tribunnews.com

Penulis: -. Editor: sella.