Tue 17 Jul 2018

Tile, Bandar Narkoba yang Tenar di Tanjungbalai Akhirnya Diringkus Polisi

Tersangka Tile berbaju hitam dengan liris kuning diapit petugas. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Seorang bandar narkoba berinisial HSS alias Tile (29) warga Jalan Basubillah Gang Abdul Majid Lingkungan  lX Kelurahan Pulau Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, diringkus personil Polsek Tanjungbalai Selatan pada Sabtu (7/7/2018) sekira pukul 06.30 WIB.

Tile adalah orang yang paling dicari polisi setempat sebagai bandar narkoba. Penangkapan pria yang dikenal licin di kediamannya ini merupakan terobosan baru untuk meringkus bandar lainnya yang tidak kalah tenarnya dengan Tile yang merupakan residivis dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelumnya, Jumat 17 Juni 2016, dengan nomor perkara 266 /Pid.Sus/2016/PN Tjb, Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai memvonis Tile dengan pidana 10 bulan penjara.

Sebelum dilakukan penangkapan, Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Selatan yang dipimpin AKP Suharmono menyelidiki laporan dari masyarakat tentang keberadaan tersangka.

Awalnya tersangka yang saat itu tengah tidur , terkejut dengan kedatangan sepasukan petugas. Dirinya sempat berkelit dikatakan sebagai bandar narkoba.

Namun setelah petugas membawa WWN (23) tersangka yang lebih dulu diringkus mengaku  bahwa barang haram itu diperolehnya dari Tile. Akhirnya Tile pasrah dan selanjutnya diboyong ke Mapolsek Tanjungbalai Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

Kuat dugaan, sabu itu merupakan sisa yang belum diedarkan. Ini membuat polisi memintai keterangan dari tersangka untuk membongkar sindikatnya yag diduga merupakan jaringan internasional.

Barang bukti narkoba yang disita dari tersangka. (foto/ferry)

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Kapolres, Minggu (8/7/2018), pengungkapan kasus ini bermula dengan lebih dahulu petugas meringkus  WNN , seorang penarik becak bermotor (betor) warga Gang Makam, Lingkungan  VI, Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur.

Irfan menuturkan, WNN melarikan diri saat melihat petugas yang saat itu lagi mengadakan observasi. Sontak saja petugas mengejar tersangka dan melakukan peggeledahan badan, namun tidak berhasil menemukan barang bukti. Tak hilang akal, petugas pun melakukan penggeledahan di rumahnya.

Dari atas lemari ditemukan sebuah toples bercorak bunga dan bertutup ungu. Saat dibuka ternyata berisi narkotika dalam beberapa bungkusan plastik klip transparan seberat 2,47 gramm

"Selain itu ditemukan juga puluhan plastik klip transaparan kosong dan timbangan digital," ujar Kapolres didampingi Kapolsek Tanjungbalai Selatan, AKP Rudi Chandra dan Kanit Reskrim AKP Suharmono.

Penulis: ferry. Editor: Aan.