HETANEWS

Dishub Labuhanbatu Sidak Sejumlah Dermaga, Cek Kelengkapan Keamanan

Kadishub Labuhanbatu Tuahta R Saragih saat melakukan sidak ke sejumlah dermaga. (fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Terkait semakin rawannya kecelakaan terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia yang menggunakan moda transportasi air akhir-akhir ini tentu menjadi perhatian serius bagi Pemkab Labuhanbatu.

Ini menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi penyeberangan air di wilayah pantai Kabupaten bermotto 'Ikabina En Pabolo' ini.

Untuk itu lah Bupati Pangonal Harahap melalui Kepala Dinas Perhubungan  (Kadishub) Tuahta R Saragih beserta staf, Rabu (4/7/2018) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat dermaga (pelabuhan) penyeberangan di wilayah pantai Kabupaten Labuhanbatu, yakni di Dermaga Tanjung Sarang Elang, Dermaga Labuhanbilik, Dermaga Dusun Harapan dan Dermaga Sei Jawi-Jawi.

Dalam pelaksanaan sidak itu, Tuahta menemukan dan menilai, bahwa faktor keselamatan para pengguna moda transportasi penyeberangan air di wilayah perairan Kabupaten Labuhanbatu masih rendah, peralatan keselamatan berupa ban dan rompi pelampung masih kurang untuk seluruh kapal boat yang beroperasi di 4 dermaga tersebut.

Seperti diungkapkan salah seorang pemilik boat yang beroperasi di Dermaga Tanjung Sarang Elang-Labuhanbilik, jika rata-rata hanya ada 5-8 ban dan rompi pelampung di setiap kapal boat dengan kapasitas 25 orang, itu pun dengan kondisi yang kurang layak. Sedangkan yang beroperasi di Dusun Harapan dan Sei Jawi-Jawi kondisinya baik, namun masih kurang.

Sedangkan Rusli Ketua Koperasi Pemilik Boat yang beroperasi di Tanjung Sarang Elang Labuhanbilik dan Ruspan Ketua Koperasi Pemilik Boat yang beroperasi di Dusun Harapan dan Sei Jawi-Jawi mengharapkan kedua alat keselamatan ini dapat diberikan kepada setiap pemilik boat yang beroperasi untuk mengantisipasi hal-hal fatal kecelakaan lalu lintas air.

Tuahta dalam keterangannya mengatakan, sidak ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Bupati Labuhanbatu terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan moda transportasi penyeberangan air.

Apalagi akhir-akhir ini, moda transportasi air sering terjadi kecelakaan dan menjadi perhatian khusus Pemerintah.

"Dinas Perhubungan (Dishub) Labuhanbatu saat ini sudah menerapkan sistem manifest sederhana, berupa pencatatan secara manual oleh petugas terkait nama dan jumlah penumpang, jam berangkat, jam sampai seluruh kapal boat yang beroperasi," sebut Tuahta.

Setelah itu Dishub Labuhanbatu melanjutkan koordinasi ke Syahbandar KPLP Kementerian Perhubungan di Ajamu sebagai instansi yang berwenang menerbitkan administrasi surat-surat teknis keselamatan dan kelayakan jalan kapal boat. Sekaligus berdiskusi terkait pembagian kewenangan antara Kementerian dan Kabupaten dalam hal moda transportasi air.

Penulis: fendi. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.