HETANEWS

Pelacur Menangis di Hotel Danau Toba Internasional Medan, Tamu Merasa Tak Nyaman

Medan, hetanews.com - Seorang pramuria atau pelacur atau PSK (Pekerja Seks Komersil) menangis di depan kamar Hotel Danau Toba Internasional (HDTI) Medan, Sumatera Utara, Minggu (1/7/2018) menjelang subuh.

Ironis, peristiwa itu terjadi di hadapan pintu kamar wartawati hetanews.com yang menginap di kamar 329, Lantai 3 HDTI.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada receptionis pada pagi harinya, sekitar pukul 10.00 WIB, meminta maaf karena ketidak nyamanan tamu hotel.

"Sebagai tamu hotel, saya merasa keberatan dan tidak nyaman, apakah hotel berbintang ini diisi dengan pramuria?, “tanya wartawan.

"Tidak bu, tapi jika tamu yang bawa ya tidak masalah," kata pegawai receptionis, siang itu.

Menurut penanggungjwab security, M Tobing kepada hetanews, meminta maaf atas ketidak nyamanan itu.

Sangat disayangkan hotel berbintang dimasuki pelacur yang sampai menangis, di depan pintu kamar 330. Ketidak nyamanan itu dirasakan tamu hotel lainnya, di kamar 331 dan 314. 

Karena tamu yang berada di kamar 330 sangat berisik dengan tertawa - tawa dan bicara sangat keras hingga pukul 02.00 WIB dinihari. Lalu pukul 03.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB, terdengar pramuria itu meminta bayarannya.

"Saya dari Delta jadi mahal, kan sudah saya bilang," kata pramuria itu sambil menangis dan terus menagih. 

Karena suasana terlalu berisik, wartawan hetanews membuka pintu kamarnya dan melihat pramuria itu berpakaian seksi sambil menangis dan di sebelahnya, ada wanita berambut pendek pirang bersama security.

Melihat ada tamu yang sampai keluar kamar karena berisik dan tidak nyaman, security menarik pramuria itu keluar. Tapi tampaknya komplain tamu dan ketidak nyamanan ini terkesan diabaikan pihak HDTI Medan.

Penulis: ay. Editor: gun.