HETANEWS.COM

TP4D Simalungun Diduga Hanya Jual Nama ke PT Yustina di Pematang Sidamanik

Truk pengangkut bahan baku proyek peningkatan jalan milik PT Yustina, selaku pelaksana menghambat kelancaran berlalu lintas. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Tim Pengawal, Pengamanan Pembangunan dan Pemerintah Daerah (TP4D) Kabupaten Simalungun diduga hanya menjual nama ke PT Yustina.

Pasalnya, TP4D Simalungun dalam pengadaan barang dan jasa yang dikerjakan oleh PT Yustina, terkesan tidak melaksanakan tugas dan fungsinya.

Sementara diketahui, tugas pokok TP4D, yaitu, mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan. Ini melalui upaya upaya pencegahan/preventif dan persuasif.

Pantauan, termaktub pada plank proyek yang dikerjakan PT Yustina, disebut peningkatan jalan jurusan Tiga Urung-Gorbus, di Kecamatan Pematang Sidamanik.

Jenis pekerjaan hotmix efektif sepanjang 6.355 x 4.00 meter. Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2018 senilai Rp 12.098.403.473.10,-

Selain tidak memajangkan papan informasi kegiatan, PT Yustina juga tidak menyediakan pekerja dalam hal mengantusipasi kelancaran berlalu lintas.

Parahnya lagi, oleh sejumlah pekerja di lokasi, Sabtu (30/6/2018) mengaku, bahwa selama mengerjakan proyek itu, mereka tidak pernah dikunjungi TP4D Kabupaten Simalungun.

"Gak pernah bang. Kami sudah 2 minggu di sini. Tapi TP4D yang abang maksud gak pernah ada datang. Kalau PPK, kami tak kenal. Sama mandornya aja bang. Ada di atas sana," ujar pekerja mengaku orang Binjai.

Informasi lainnya, oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) peningkatan jalan milik Dinas PUPR Kabupaten Simalungun itu bernama Junjungan Sidauruk. Akan tapi hal itu disangkalnya.

"Gak pak. Gak tau kita pak. Termasuk yang di Kecamatan Sidamanik itu. Gak saya PPK nya," tegas Junjungan Sidauruk  dari seberang teleponnya.

Penulis: zai. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!