HETANEWS

Pemkab Simalungun Angkut Sembako Bantuan KM Sinar Bangun, Ujungnya jadi Tontonan Warga

Mobnas milik Pemkab Simalungun yang mengangkut sembako bantuan, sebelum meninggalkan pelabuhan Tigaras. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com- Pasca ditutupnya dapur umum untuk para keluarga korban KM Sinar Bangun, Pemkab Simalungun angkut sembako bantuan dari tenda Kementerian Sosial (Kemensos), di pelabuhan Tigaras dan aksi itu jadi tontonan warga.

Adapun sembako berupa beras dalam karung yang diduga berasal dari bantuan tersebut, diangkut pihak Pemkab Simalungun menggunakan mobil dinas (mobnas) milik Pemkab Simalungun. Dan kabarnya, sembako itu diangkut ke sekeretariat Pemkab Simalungun.

Mobnas jenis Kijang Innova berwarna biru, mirip warna partai berlambang mercy itu, bernomor polisi BK 1288 T. Pasca mengevakuasi bahan sembako dari tenda bertuliskan Kemensos, dijaga ketat oleh sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Simalungun.

Supir mobnas yang diketahui bermarga Purba, Jumat (29/6/2018) mengatakan, bahwa sembako yang telah dimuat kedalam mobnas yang ditungganginya itu untuk dievakuasi ke sekeretariat Pemkab Simalungun.

"Mau ke sekeretariat lae,"terangnya pintas, lalu masuk ke dalam mobnas. Dan kakinya menekan pedal gas, meninggalkan pelabuhan Tigaras.

Sebelumnya, terkait merebaknya informasi, bahwa Bupati Simalungun, JR Saragih menghibahkan keuangan Pemkab Simalungun sebesar Rp 10 milyar untuk dapur umum, Camat Dolok Pardamean, Rediana Naibaho tidak mau dikonfirmasi.

Dengan alasan, bahwa posisinya di dapur umum tersebut, hanyalah sebatas penjaga ataupun sebagai penerima bahan - bahan baku bantuan. Dan menyarankan untuk mengkonfirmasikan ke Asisten III, Sudiahman Sumbanyak.

"Ah gak taulah aku. Saya hanya disuruh apa yang perlu didapur ini dimasak, saya siapkan. Gitu aja. Kebetulan ini (sembako) masih banyak dari masyarakat. Jadi kita gunakan ini dulu. Kekurangannya baru kita beli,"elak Rediana, terkait informasi yang merebak.

Menurutnya, dia dihunju Pemkab Simalungun hanya sebagai kepala seksi (kasi) komsumsi di dapur umum tersebut. Sehingga dia tidak mengetahui soal Bupati Simalungun, JR Saragih menghibahkan anggaran.

"Pak Sudiahman lah. Dia orangnya. Kalau saya itu hanya kerjakan ini, sayur. Saya masakkan,"ujarnya.

Mirisnya, aksi lempar bola panas kembali terjadi. Asisten III Pemkab Simalungun, Sudiahman Sumbanyak saat bersama Kepala BKD Pemkab Simalungun, Jamesrin Saragih, di pelabuhan Tigaras, meminta untuk mengkonfirmasi Kepala BPBD.

"Sama kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) saja konfirmasikan. Dia yang punya anggaran,"imbuhnya.

Penulis: zai. Editor: gun.