HETANEWS

Gelombang I, Rektor USI Wisuda 367 Mahasiswa

Rektor USI, Marihot Manullang saat mewisuda mahasiswa/i gelombang I. (foto/bismar)

Siantar, hetanews.com - Rektor Universitas Simalungun (USI), Marihot Manullang mewisuda sebanyak 367 orang mahasiswa/mahasiswi.

Ini terdiri dari Pascasarjana 62 orang, Fakultas Ekonomi 127 orang, Fakultas Pertanian 32 orang, Fakultas Hukum 129 orang, Fakultas Keguruan dan Pendidikan 6 orang dan Fakultas Teknik 11 orang. 

Pelaksanaan wisuda gelombang I tahun 2018 yang diketuai Corry Purba ini berjalan hikmat di Auditorium Radjamin Purba, Senin (25/6/2018).

Pada kesempatan itu, Rektor meyampaikan terima kasih kepada seluruh orangtua wisudawan dan wisudwati atas kerjasama dan kepercayaannya kepada USI menjadi lembaga pendidikan tinggi bagi anak dan anggota keluarganya.

"Kami turut bersyukur dan bahagia atas keberhasilan para wisudawan-wisudawati ini. Karena keberhasilan mereka sekarang adalah hasil proses pembelajaran selama di USI. Serta keberhasilan mereka di masa yang akan datang diawali pengalaman dan hasil belajar di USI" ungkap Marihot.

Lanjutnya, salah satu hasil perenungan terhadap prakarsa dan cita-cita itu adalah USI memikul tanggung jawab besar dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berpendidikan tinggi dan menjadi anggota masyarakat yang baik.

Untuk meneruskan cita-cita itu, USI senantiasa berjuang tak henti, yang diwujudkan melalui visi yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul, bermartabat dan profesional.

"Ini diwujudkan melalui misi, pertama, menciptakan civitas akademik yang berintelektual tinggi, berbudi pekerti luhur dan mampu bersaing secara global," sebut Marihot.

Kedua, melaksanakan manajemen secara profesional, akuntabel dan transparan. Ketiga, melaksanakan tridharma perguruan tinggi dan kegiatan lainnya secara eligible serta mengembangkan ipteks sesuai dengan perkembangan zaman. 

"Selanjutnya USI menyusun rencana pengembangan secara bertahap dan berkesinambungan dengan menetapkan tonggak-tonggak pencapaian yang terukur. Tahap pengembangan USI dirangkai dalam dokumen perencanaan jangka panjang, menengah dan pendek. Jika saat ini USI dalan posisi teaching university maka tahun 2025 menjadi excellent teaching university dan tahun 2035 akan menjadi research university " ucapnya.

Dijelaskan Marihot, tahun 2016 USI berhasil meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi  (AIPT) dengan peringkat Baik melalui keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN-PT) Nomor:1779/SK/BAN-PT/Akred/PT/IX/2016 tanggal 2 September 2016.

Jumlah program studi yang dinaungi USI saat ini terdiri dari 14 program Sarjana dan 3 program magister termasuk diantaranya 2 program studi magister dan 1 program studi sarjana yang baru operasional sejak tahun ajaran 2015/2016 dan TA 2016/2017 dan belum mengikuti akreditasi ulang.

Sementara itu, Pengurus Yayasan USI, Amsar Saragih dalam sambutannya menerangkan, setelah proses wisuda selesai maka para wisudawan-wisudawati diperhadapkan dengan tantangan yang berat. Tidak bisa hanya mengandalkan ijazah tetapi diperlukan keterampilan. Untuk itu dia meminta para wisudawan dan wisudawati terus mengasah keterampila, apalagi dalam hal ini teknologi.

 "Jangan cepat berpuas diri dan diperlukan sikap hati dan karkarer yang baik karena itulah kunci keberhasilan dalam karir," jelasnya.

Menurutnya, civitas USI secara konsisten dan kontiniwu terus meningkatkan mutu. Sat ini USI masuk peringkat 7 di Sumut dari 92 universitas yang ada. Ini merupakan kebanggaan. Keberhasilan itu tidak lepas dari kwalifikasi dosen yang sangat diperhatikan.

"Tingkat internasional juga sudah mengakui USI, sehingga Negera Jepang menerima mahasiswa USI untuk magang selama 8 bulan. Karena itu jangan ragu-ragu mempercayakan dirinya menimbah ilmu di USI," ujar Amsar.

Marisna Pangaribuan salah satu wisudawati mengatakan, ini lah saatnya membawa nama baik USI yang mampu membawa peningkatan mutu.

Ia mengaku dirinya salah satu mahasiswa yang mendapat kesempatan magang ke Jepang. Di sana Marisna mengaku, mendapatkan berbagai ilmu dan disiplin kerja yang memberikan motivasi baru dalam dunia kerja. Apalagi Jepang merupakan negara yang memiliki kemajuan teknologi tinggi.

Irianto mewakili Kopertis I Wilayah Sumut mengatakan, dalam meningkatkan mutu pendidikan atau wawasan mahasiswa perlu membangun kerjasama dengan berbagai perusahaan dan pertukaran belajar antar mahasiswa dari berbagai universitas.

Lanjutnya, USI harus siap menghadapi perubahan zaman. Dirinya mendorong USI memperlengkapi sarana dan prasarana yang lebih modren sehingga lebih mampu lagi menciptakan SDM yang siap bersaing di tingkat internasional.

Penulis: bs. Editor: aan.