HETANEWS

2.000 Warga Binaan LP Kelas II A Labuhan Ruku Tidak Ikut Memilih

Lapas Kelas II A Labuhan Ruku Kabupaten Batubara. (foto/welas hari)

Batubara, hetanews.com - Sekitar 2.000 orang dari total 2.261 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Hanya 261 orang warga binaan yang dapat memilih pada Pilkada Serentak 2018 nantinya.

Anggota KPUD Batubara, Divisi SDM dan Parmas, Taufik Abdi Hidayat, serta Divisi Perencanaan dan Data, Mustafa kepada wartawan, di kantor KPUD, Senin (25/6/2018) menyatakan, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Lapas yang punya NIK dan NKK hanya 261 orang.

"Kami sudah sosialisasikan kepada warga binaan agar memberitahu keluarganya untuk mengurus e KTP dan formulir A5 untuk pindah memilih itu sebelum pemutakhiran data pemilih," kata Taufik.

Namun dikatakannya, sampai Senin (25/6/2018) tidak ada A5 dari mereka (warga binaan). Padahal, KPUD sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar mengurus formulir A5.

Menurut Mustafa, kebanyakan warga binaan yang tidak memiliki peluang memilih pada Pilbup Batubara dan Pilgubsu adalah warga Simalungun, Tebingtinggi dan Tanjungbalai.

Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Partomuan Ritonga, membenarkan 261 warga binaan akan memilih di Lapas.

"Kalau persoalan identitas mereka sehingga tidak bisa memilih, saya tidak sampai ke sana,"kata Ritonga. 

Penulis: tim. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.