HETANEWS

Kominfo Tebingtinggi Gelar Pelatihan Operator Emergency Call 112

Kadis Kominfo Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian. (foto/fer/nal)

Tebingtinggi, hetanews.com - Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengelar pelatihan infrastruktur layanan tunggal gawat darurat (emergency call) di nomor 112. 

Pelayanan ini nantinya diharapkan bisa segera mendapat respons dengan lebih cepat dan efektif. 

"Layanan tunggal 112 masih yang pertama di kabupaten/kota di Sumut. Langkah pertama kita melatih operator dan nanti dilanjutkan dengan melakukan MoU bersama PT Jasnita Telko Mindo Jakarta," ujar Dedi Parulian Siagian, saat berbincang-bincang dengan wartawan, di ruang kerjanya, Senin (25/6/2018) siang.

Dikatakan Dedi, bahwa pelatihan tersebut saat ini sedang berlangsung dan dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti, dari Satpol PP dalam hal pemadam kebakaran (damkar), Rumah Sakit Umun Kumpulan Pane, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Camat se'Kota Tebinggtinggi.

Mantan Camat Padang Hilir ini juga menyampaikan, ada pun sistem kerja layanan tunggal emergency call melalui infrastruktur itu ialah, sambungan telepon dari masyarakat (PSTN) akan diterima pusat informasi di gedung Tebingtinggi Command Center (TTCC)  yang sudah selesai dan nantinya akan diresmikan Wali Kota Tebingtinggi.

"Di TTCC inilah menjadi call center layanan itu, laporan masyarakat akan diterima langsung operator. Selanjutnya akan disampaikan melalui virtual private network (VPN) atau wireless trunking system kepada petugas pelayanan sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat dalam pengaduannya," jelas Dedi.

Nantinya kebutuhan darurat masyarakat akan diterima unit lapangan yang segera bergerak menuju lokasi yang menjadi laporan emergency tersebut.

Dia juga menambahkan, jika semua sistim sudah berjalan sesuai yang diharapkan, maka tentu akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Dengan adanya pelayanan panggilan tunggal darurat 112 ini, diharapkan laporan dari masyarakat ketika dihadapkan pada situasi darurat bisa segera mendapat respons dengan lebih cepat dan efektif," tambahnya.

Dedi menambahkan, digelarnya pelatihan operator emergency call 112 tujuannya untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, seperti siaga kebakaran, medis atau kesehatan maupun adanya banjir. Dan setelah sistim berjalan, nantinya MoU akan dijalin di tanggal 12 Juli 2018 saat pelaksanaan Tebingtinggi Expo.

Penulis: tim. Editor: gun.