HETANEWS

Lagi, 2 Pemain Narkoba Masuk Sel Polres Simalungun

Kedua tersangka berikut barang bukti saat diamankan di mako Sat Narkoba Polres Simalungun. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Kembali personil Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun berhasil meringkus 2 orang pria pelaku penyalahgunaan narkoba.   

Keduanya diamankan Minggu (24/6/2018) dari lokasi berbeda, yaitu Gang Dahlia, Nagori  Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun dan dari Simpang Koperasi, Kelurahan Tambun Timur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar.

Tersangka bernama Ahmad Joni Sitompul alias Tompul (40), montir, warga Gang Dahlia, Nagori Dolok Maraja dan Febri Yuandri Togatorop (26), supir, warga Jalan Tambun Bolon, Kelurahan Tambun Bolon, Kecamatan Siantar  lMartoba.

Sedangkan barang bukti dari Ahmad Joni Sitompul, yaitu, 1 bungkus plastik klip sedang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 lembar lipatan sampul kertas buku yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis ganja, 2 lembar kertas tik tak, 2 buah plastik asoi yang sudah digunting, 1 buah kotak plastik warna putih, 6 bungkus plastik klip kecil kosong, 1 buah sendok terbuat dari pipet, 1 buah kaca pirex, uang sejumlah Rp 820.000 dan 1 unit handphone (HP) merk Samsung.

Dan dari tersangka Febri Yuandri, ditemukan 1 bungkus plastik klip sedang yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 lembar kertas timah rokok dan 2 unit HP merk Nokia dan Huawei.

Informasi yang diterima hetanews.com, Senin (25/6/2018), bahwa pada hari itu, Minggu (24/6/2018), sekira pukul 17.30 WIB, anggota opsnal Sat Narkoba Simalungun mendapat informasi, bahwasanya di dalam rumah terdakwa Ahmad Joni Sitompul sering terjadi transaksi  narkotika jenis sabu. 

Atas dasar informasi tersebut, sekira pukul 18.30 WIB, petugas melakukan penyelidikan dan sekira pukul 19.00 WIB, langsung melakukan penggerebekan terhadap rumah itu.

Tersangka Ahmad Joni pun berhasil ditangkap dan menemukan sejumlah barang bukti.

Saat diinterogasi, dia mengaku mendapat sabu itu dari Febri Yuandri. Selanjutnya petugas menyuruh Joni untuk menanyakan keberadaan tersangka Febri dengan cara meneleponnya.

Tanpa ada curiga, Febri pun memberitahukan keberadaanya. Selanjutnya polisi langsung berangkat ketempat Febri dan sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas pun mengamankannya berikut barang bukti.

Saat diinterogasi, Febri mengaku mendapat sabu itu dari Firman. Dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian terhadap Firman guna mengungkap jaringan narkotika yang lebih besar.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Simalungun guna proses hukum lebih lanjut.

Penulis: zai. Editor: gun.