HETANEWS.COM

Pencarian Hari Ketujuh Korban KM Sinar Bangun Belum ada Kabar Menggembirakan

Helikopter milik Basarnas saat melakukan korban pencarian KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba. (foto/lazuardy fahmi)

Simalungun, hetanews.com - Pencarian korban Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang sudah memasuki hari ketujuh Minggu (24/6/2018) belum menunjukkan hal menggembirakan.

Tim pencarian korban KM Sinar Bangun yang tergabung dari personil TNI, Polisi, Basarnas, dan Relawan masih melakukan pencarian 184 orang korban yang belum ditemukan.

Pasca terbaliknya KM Sinar Bangun, tim telah mengkerahkan 2 alat canggih yang dapat mendeteksi fitur hingga kedalaman 2.00 meter di dasar Perairan Danau Toba, Minggu (24/6/2018).

Ratusan keluarga korban masih setia menunggu kabar dari tim di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun dan Perlabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Nama korban yang masih dicari juga sudah ditempelkan di papan pengumuman. Suasana haru terus terasa selama jadwal pencarian.

Diketahui, KM Sinar Bangun yang sedang membawa 206 penumpang melaju dari  Simanindo Kabupaten Samosir menuju Tigaras Kabupaten Simalungun. Dari 206 korban, 22 korban ditemukan dengan 3 orang meninggal dunia. 

Amatan di papan pengumuman, 206 korban masih berusia muda. Bahkan, ada yang masih bayi berusia 1,5 tahun. Dan yang paling tua berusia 66 tahun. 

Dari perhitungan di papan pengumuman, sebanyak 145 korban berusia 1,5 tahun hingga 30 tahun. Sisanya, sebanyak 61 berusia 30 tahun hingga 66 tahun.

Usia yang sangat banyak yakni 22 hingga 24 tahun. Dalam kalkulasi 70 persen usia muda menjadi korban dalam peristiwa KM Sinar Bangun.

sumber: tribun-medan.com

Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan