Fri 14 Dec 2018

Penyebab Kapal Tenggelam di Danau Toba Belum Diketahui

Salah satu korban tewas tenggelamnya KM Sinar Bangun yang berhasil dievakuasi petugas.

Simalungun, hetanews.com - Penyebab tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018) masih belum dapat dipastikan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebutkan, kapal yang membawa penumpang sekira 80 orang itu tenggelam akibat cuaca buruk.

"Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba akibat cuaca buruk," kata Sutopo, seperti yang dilansir melalui detiknews.com.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupate  Samosir, Mahler Tamba mengatakan, dugaan penyebab terjadinya kecelakaan disebabkan tali kemudi pada kapal terputus.

"Informasi sementara kita terima, karena tali kemudi putus dikarenakan terjangan ombak," ujar Mahler saat dikonformasi hetanews.com.

Mahler menambahkan, pihaknya hingga kini masih melakukan pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan perbatasan antara Kabupaten Samosir dan Kabupaten Simalungun.

"Tim Basarnas masih di sana melakukan pencarian, kita upayakan semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian korban," terangnya.

Terkait jumlah korban terkini yang berhasil ditemukan maupun dievakuasi, Mahler belum dapat memastikan jumlahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah korban selamat berhasil dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Hadrianus Sinaga, Kabupaten Samosir, dan Puskesmas Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

Penulis: pranoto. Editor: aan.